Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Sai Pranneth B Kalah dari Kento Momota di Final BWF Kejuaraan Dunia 2019, Ini Profilnya

Sai Praneeth yang tidak kidal mengejutkan Juara All England 2003 Muhammad Hafiz Hashim dari Malaysia di turnamen Grand Prix Emas Thailand Open

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
BWF
Pemain tunggal India, Sai Praneeth B 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sai Pranneth B harus memupuk harapannya untuk terus melaju ke babak selanjutnya diajang BWF Kejuaraan Dunia 2019.

Ia dikalahkan oleh pebulutangkis tunggal putra unggulan pertama asal Jepang yakni Kento Momot pada babak final BWF Kejuaraan Dunia 2019, Sabtu (24/08/2019).

Kento Momota berhasil menghentikan perlawanan pebulutangkis tunggal putra unggulan ke-16 asal India, Sai Praneeth B di semifinal BWF Kejuaraan Dunia 2019.

Sai Pranneth ditumbangkan pebulutangkis yang saat ini menempati ranking 1 dunia tersebut dengan skor 21-13 dan 21-8.

Dilansir dari Tribun Sport, di babak final, Kento Momota akan menghadapi pemenang antara Anders Antonsen (Denmark) dan Kantaphon W. C (Thailand).

Ajang BWF World Championship 2019 ini juga bisa dinikmati para pecinta bulutangkis melalui TVRI Nasional.

Live streaming BWF World Championship 2019 juga dapat ditonton melalui live streaming vidio.com premier via TSB4 (berbayar) atau YouTube BWF.

Total akan ada 20 pertandingan yang akan digelar dari semua sektor bulutangkis yang dipertandingkan pada babak semifinal hari ini.

Di sektor tunggal putri akan mempersembahkan pertarungan sengit di laga final nanti, apalagi unggulan pertama, Akane Yamaguchi sudah gugur di babak pertama Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.

Laga final sektor tunggal putri akan mempertemukan antara pebulutangkis asal India yakni Pusarla V. Sindhu melawan Nozomi Okuhara, pebulutangkis asal Jepang.

Di laga semifinal, Pusarla V. Sindhu berhasil mengalahkan unggulan ke-4 asal China, Chen Yu Fei dengan dua gim langsung, dengan skor 21-7 dan 21-14.

Sedangkan Nozomi Okuhara harus bermain rubber game sebelum berhasil mengamankan tiket final besok.

Nozomi Okuhara berhasil menyudahi perlawanan pebulutangkis unggulan ke-5 asal Thailand, Ratchanok Intanon

Pebulutangkis unggulan ke-3 asal Jepang tersebut berhasil menundukkan Ratchanok Intanon lewat rubber game, dengan skor 21-17, 18-21, dan 15-21.

Satu tiket final Kejuaraan Bulutangkis Dunia BWF 2019 dari sektor ganda putra sudah dipastikan milik Indonesia.

Pasalnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan saling berhadapan di semifinal Kejuaraan Dunia 2019.

Pada babak sebelumnya, ganda putra Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan yang saat ini menempati ranking 2 dunia berhasil mengalahkan pebulutangkis unggulan ke-13 asal China Taipei, Liao Min Chun/Su Ching Heng

Pasangan berjuluk The Daddies tersebut berhasil menyudahi perlawanan Liao Min Chun/Su Ching Heng dengan dua gim langsung.

Ahsan/Hendra sukses menaklukkan pebulutangkis asal China Taipei tersebut dengan skor 21-17 dan 21-19.

Sedangkan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga berhasil mengalahkan lawannya ganda putra asal Korea Selatan yakni Choi Solgyu/Seo Seung Jae.

Pasangan Fajar/Rian berhasil membalaskan kekalahan The Minions dengan menjungkalkan pasangan Choi Solgyu/Seo Seung Jae dengan dua gim sekaligus.

Ganda putra asal Indonesia yang menempati ranking ke-7 dunia saat ini sukses menaklukkan pebulutangkis asal Korea Selatan tersebut dengan skor 21-13 dan 21-17.

Alhasil, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan saling sikut untuk mengamankan tiket final di Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2019.

Salah satu pemenang dalam laga Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian akan berhadapan dengan pemenang antara Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) dengan Li Junhui/Liu Yuchen di babak final BWF 2019.

Siapa Sai Pranneth?

Dilansir dari wikipedia, Sai Praneeth bernama lengkap Sai Praneeth Bhamidipati. Ia lahir 10 Agustus 1992.

Ia adalah pemain bulu tangkis India.

Karier

Sai Praneeth yang tidak kidal mengejutkan Juara All England 2003 Muhammad Hafiz Hashim dari Malaysia di turnamen Grand Prix Emas Thailand Open di babak pertama.

Dia adalah pemain bulu tangkis India dan saat ini berlatih di Akademi Badminton Gopichand di Hyderabad.

Tahun 2013 telah menjadi tahun yang mengesankan bagi Sai Praneeth B.

Dia mengejutkan dunia dengan mengalahkan Taufik Hidayat secara tak terduga lebih awal di tanah kelahirannya.

Sehingga merusak perpisahannya dari karir terkenal sebagai pemain bulutangkis profesional.

Ia mengalahkan Taufik Hidayat pada pertandingan babak pertama Djarum Indonesia Open 2013 dengan pertandingan 2-1 dengan skor akhir adalah 15-21, 21-12, 21-17.

Baru beberapa hari kemudian pada tanggal 19 Juni 2013, ia kembali mengalahkan pemain yang berperingkat jauh lebih tinggi.

Kali ini nomor empat dunia Hu Yun dari Hong Kong dalam Singapore Super Series.

Pada All England Super Series Premier 2016, Sai Praneeth mengejutkan unggulan kedua Lee Chong Wei dari Malaysia di Putaran Pertama 24-22, 22-20 secara berurutan.

Pada Juli 2016, ia memenangkan Grand Prix Kanada Terbuka 2016 dalam kategori tunggal putra.

Dalam pertandingan terakhir yang dimainkan di Calgary, Praneeth mengalahkan Lee Hyun-il dari Korea Selatan dengan skor 21-12, 21-10.

Ini adalah trofi Grand Prix perdananya.

Pada tahun 2017, ia memenangkan Singapore Open Super Series setelah mengalahkan rekan senegaranya Srikanth Kidambi dalam permainan karet, karenanya menjadi orang India keempat yang memenangkan gelar superseries setelah Saina Nehwal, Srikanth Kidambi, dan PVSindhu.

Pada tahun 2019, Sai Praneeth memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Dunia di Basel, Swiss setelah kalah di semifinal dari Kento Momota.

Dalam perjalanannya ke semifinal, Sai mengalahkan Anthony Ginting di babak ketiga dan mendapatkan kembali peraih medali emas Asian Games Jonathan Christie dari Indonesia di perempat final.

Data Diri:

Nama: Sai Praneeth

Nama lahir: Sai Praneeth Bhamidipati

Instagram: @saipraneeth92

Negara: India

Lahir: 10 Agustus 1992

Tempat Lahir: Andhra Pradesh, India

Tinggi 1,76 m (5 kaki 9 in)

Pegangan: Tangan Kanan

Peringkat tertinggi: 12 (15 Maret 2018)

Peringkat saat ini: 19 (20 Agustus 2019)

Rekaman medali:

Bulu tangkis pria

Mewakili India:

Kejuaraan Dunia:

- Medali perunggu - tempat ketiga tunggal Putra Basel 2019

Kejuaraan Tim Asia:

- Medali perunggu - peringkat ketiga tim Hyderabad Hyderabad

Kejuaraan Dunia Junior:

- Medali perunggu - tempat ketiga tunggal putra Guadelajara Boys

Sumber berita: https://www.tribunnews.com/sport/2019/08/24/kejuaraan-dunia-bwf-2019-kento-momota-hentikan-laju-sai-pranneth-b?page=all
Foto: Instagram

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved