Ketua LBH Mamasa Laporkan Anggota DPRD Diduga Pembuat Ijazah Palsu

Menurut Semuel, Estepanus dan Mece Marike dilaporkan di Polda Sulbar pada Kamis 22 Agustus 2019.

Ketua LBH Mamasa Laporkan Anggota DPRD Diduga Pembuat Ijazah Palsu
semuel/tribunmamasa.com
Ketua LBH Mamasa menyerahkan laporan kepada Polda Sulbar 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawsi Barat, Semuel melaporkan oknum diduga pembuat ijazah palsu ke Polda Sulbar.

Setidaknya ada satu kasus yang dilaporkan oleh LBH Mamasa terkait penggunaan ijazah palsu, yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Mamuju.

Kasus ini melibatkan oknum anggota DPRD Provinsi Sulbar dari Dapil Mamasa bernama Zadrak T, yang masih aktif dan terpilih kembali.

Namun karena kasus ini, oknum tersebut dikabarkan telah mengundurkan diri sebagai calon terpilih.

Oknum tersebut dilaporkan oleh Ketua LBH Mamasa, Semuel beberapa bulan lalu, dan telah menjalani dua kali persidangan.

Sebelumnya, ungkap Semuel, kasus yang sama juga pernah dialami oleh mantan Kepala Desa Timoro, Kecamatan Tabulahan, bernama Rahmat Sirua.

Dari kasus itu, Rahmat Sirua telah menjalani hukuman kurungan penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Polewali Mamasa, Nomor 45/Pid.B/2018/PN Pol.

Semuel menjelaskan, baik Zadrak T maupun Rahmat Sirua, ijazahnya dibuat oleh Estepanus yang merupakan anggota DPRD Mamasa.

Namun anehnya, menurut Semuel, karena pada saat kasus Rahmat diproses di Kepolisian Resort Mamasa, pembuat ijazah tidak ditetapkan sebagai tersangka.

"Rahmat Sirua ini sudah berkekuatan hukum tetap dipengadilan dan sudah dia jalani," ungkap Semuel, Jumat (23/8/2019) pagi.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved