Hakim DKPP Tolak Gugatan Caleg Petahana DPRD Wajo dari Partai Golkar

Hakim DKPP menolak selurug gugatan yang dilayangkan Calon Legislatif Petahana DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Andi Riniawaru Passamula.

Hakim DKPP Tolak Gugatan Caleg Petahana DPRD Wajo dari Partai Golkar
abd azis/tribun-timur.com
Koordinator Divisi Umum, Rumah Tangga, dan Organisasi KPU Sulsel Muhammad Asram Jaya 

"Untuk perkara lainnya masih dalam proses," kata Asram Jaya.

Adapun pokok aduan pengadu lainnya menilai penyelenggara pemilu telah melakukan pembiaran dugaan penggelembungan suara di tiga TPS (TPS1, TPS2, TPS3) di Desa Poleonro, Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo.

Sementara itu, para Teradu membantah dalil-dalil pengaduan Pengadu. Mereka berdalih, pihaknya tidak tahu tentang penggelebungan suara, karena tidak pernah ada menerima laporan terkait tuduhan Pengadu.

Sementara Calon Legislatif (Caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil I Kabupaten Takalar, Makmur Mustakim sebelumnya mencabut laporanya di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Mustakim awalnya melaporkan dua penyelenggara Pemilu, karena diduga melanggar kode etik pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 lalu.

Pihak terlapor atau teradu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Takalar M Darwis, Alimuddin, M Arfah, Bakhrawi Zakaria, dan Basrinuddin.

Pencabutan laporan itu dibenarkan oleh Hakim DKPP Alfitra Salam saat ditemui di Kantor KPU Sulsel, Jl AP Pettarani, Selasa (20/08/2019).

Menurut Alfitra pengadu mencabut laporanya karena perkaranya sudah disidangkan di Mahkamah Konstitusi.

"Dia merasa tidak perlu lagi di DKPP. Padahal persidangan di MK berbeda,' ujar dia. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved