Hakim DKPP Tolak Gugatan Caleg Petahana DPRD Wajo dari Partai Golkar

Hakim DKPP menolak selurug gugatan yang dilayangkan Calon Legislatif Petahana DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Andi Riniawaru Passamula.

Hakim DKPP Tolak Gugatan Caleg Petahana DPRD Wajo dari Partai Golkar
abd azis/tribun-timur.com
Koordinator Divisi Umum, Rumah Tangga, dan Organisasi KPU Sulsel Muhammad Asram Jaya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Hakim Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menolak selurug gugatan yang dilayangkan Calon Legislatif Petahana DPRD Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Andi Riniawaru Passamula.

Gugatan itu terkait dugaan pelanggaran etik pada  penyelenggaran pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu terkait kesalahan prosedur pada perhitungan suara.

"Benar sudah keluar putusanya untuk perkara Wajo," kata Komisioner KPU Sulsel Asram Jaya kepada Tribun.

Asram mengatakan dalam putusannya hakim yang dipimpin Hakim Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum, Teguh Prasetyo, Alfitra Salam, dan Ida Budhiati menolak pengaduan pengadu untuk seluruhnya.

Kedua merehabilitasi nama baik teradu I Haedar selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Wajo, Teradu II Andi Tenri Sampeang, Teradu III Zainal 
Arifin, Teradu IV Iin Fitriani dan Teradu V Muhammad Mursyidin selaku Anggota KPU Kabupaten Wajo.

Ketiga nemerintahkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan untuk melaksanakan Putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan.

Keempat memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan Putusan ini. 

Berdasarkan penilaian terhadap fakta yang terungkap dalam persidangan sebagaimana diuraikan di atas.

Dengan memeriksa keterangan Pengadu, memeriksa jawaban dan keterangan Para Teradu, mendengar keterangan Pihak Terkait.

Serta memeriksa bukti-bukti dokumen Pengadu dan Para Teradu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu menyimpulkan bahwa para teradu tidak terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved