Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Resmi Bergabung Klub Brescia Italia, Ini Profil Mario Balotelli

Balotelli juga masuk liputan Majalah Time yang berbasis di New York di mana ia termasuk dalam 100 orang paling berpengaruh di dunia.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
gettyimages.ie
Mario Balotelli 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Mario Balotelli memutuskan pulang ke Italia, usai 10 tahun merantau di luar negeri.

Ia resmi dikontrak oleh peserta tim Liga Italia, Brescia, Minggu (18/8/2019).

Ia bergabung dengan klub yang musim ini promosi ke Serie A itu dengan status free transfer.

Dilansir dari SportFeat, Brescia mendapatkan jasa Balotelli secara gratis lantaran kontrak sang pemain dengan klub sebelumnya, Olympique Marseille, berakhir pada Juli 2019.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Hasil Liga Italia Pekan 31 2019, serta Sejarah dan Profil Liga Serie A Ini

Baca: Hasil Serie A Liga Italia- AC Milan vs Empoli dan AS Roma vs Bologna, Perebutan Peringkat Keempat

Dilansir dari Football Italia, Mario Balotelli bakal mendapat gaji pokok sebesar 1,5 juta eura (sekitar Rp23,6 miliar per tahun).

Nominal tersebut bisa bertambah apabila pemain 29 tahun itu memenuhi berbagai syarat yang sudah ditentukan dalam kontrak.

Mario Balotelli dikontrak selama semusim, walau akan otomatis diperpanjang hingga 2022 bila Brescia mampu bertahan di Serie A pada akhir musim nanti.

Kembalinya Mario Balotelli ke Negeri Piza ini rupanya menimbulkan sejumlah nuansa nostalgia.

Pasalnya, Balotelli memiliki ikatan batin tersendiri dengan Kota Brescia yang merupakan tempat tinggalnya di masa kecil.

Pada usia dua tahun, Mario Balotelli kecil sempat tinggal di kota yang terletak di sebelah barat Milan itu dengan keluarga yang mengadopsinya.

Pemain nyentrik itu pun sempat membagi cerita tentang kedekatan yang dirasakannya dengan Kota Brescia.

"Ayah saya dari Brescia. Melihat saya bermain untuk Brescia merupakan mimpinya," tutur Balotelli bercerita.

"Bahkan, ibu saya menangis ketika mendengar berita kepindahan saya. Ia tampak sangat bahagia," tutur eks pemain Manchester City ini melanjutkan.

Selain itu, bergabungnya Mario Balotelli ke Brescia juga menghadirkan nuansa nostalgia antara sang pemain dengan nomor punggung keramat miliknya, 45.

Ya, nomor punggung 45 seolah sudah melekat dengan sosok pria berzodiak Leo itu karena selalu dikenakannya sejak memulai karier sepak bola.

Akan tetapi, kisah Mario Balotelli dengan nomor punggung 45 sempat terhenti kala sang pemain memulai petualangan di Prancis dengan memperkuat Nice pada 2016.

Kala itu, Balotelli harus menggunakan nomor 9 lantaran regulasi di Liga Prancis secara umum membatasi pilihan nomor punggung pemain dari 1-30.

Alhasil, Mario Balotelli menggunakan nomor punggung 9 selama tiga musim petualangannya di Prancis, termasuk saat memperkuat Olympique Marseille.

Balotelli pada akhirnya bisa bereuni dengan nomor 45 begitu sang pemain memutuskan bergabung dengan Brescia.

Pada sisi lain, ternyata ada cerita unik di balik alasan Mario Balotelli memilih nomor punggung keramat itu.

Rupanya, nomor tersebut dipilih Balotelli tatkala mengawali karier bersama Inter Milan.

Sebagai pemain muda, Mario Balotelli tidak bisa leluasa memilih nomor punggung sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan pada nomor 45.

Kisah pemilihan nomor punggung itu sempat dituturkan sang pemain saat baru direkrut Liverpool pada 2014 silam.

"Nomor 45 saya dapat ketika bermain sebagai pemain remaja Inter. Kala itu nomor punggung yang tersedia mulai dari 36 sampai 50," kata Balotelli saat itu.

"Saya pernah bercanda, memilih angka 45 lantaran jika dijumlahkan antara 4 dan 5 hasilnya adalah 9," tuturnya melanjutkan.

Meski terlihat asal, tetapi pemilihan nomor itu rupanya memberi tuah kepada Mario Balotelli.

"Nomor itu memberi saya keberuntungan, itulah kenapa saya tetap memakai nomor 45," tutur Mario Balotelli memungkasi.

Reuni antara Mario Balotelli dengan nomor punggung 45 sendiri dijadwalkan bakal terjadi kala Brescia melakoni laga perdana pada ajang Liga Italia 2019/20.

Brescia akan melakoni pekan pertama Serie A musim ini dengan bertandang ke markas Cagliari, Sardegna Arena, pada Senin (26/8/2019) dini hari waktu Indonesia.

Siapa Mario Balotelli?

Dilansir dari wikipedia, Mario Barwuah Balotelli adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Italia yang bermain sebagai penyerang untuk klub Marseille dan tim nasional Italia.

Kedua orang tua biologisnya adalah imigran asal Ghana, di benua Afrika.

Balotelli pernah bermain di klub Lumezzane dan Internazionale, sebelum bergabung dengan Manchester City pada bulan Agustus 2010.

Kehidupan awal

Mario Balotelli lahir di Palermo, Sisilia sebagai imigran dari Ghana.

Keluarganya pindah ke Bagnolo Mella di provinsi Brescia, Lombardy, ketika dia berusia dua tahun.

Pada tahun 1993, pihak berwenang menyarankan ia ditempatkan di panti pengasuhan.

Keluarga Barwuah menyerahkan anak ini yang saat itu berusia tiga tahun ke keluarga angkat Balotellis, Italia.

Orang tua asuhnya Silvia, adalah putri Yahudi korban Holocaust, bersama pasangannya Francesco Balotelli.

Mereka tinggal di kota Concesio, Brescia, di Italia utara.

Pada awalnya, dia tinggal di keluarga Balotellis selama hari kerja, dan kembali ke orang tua kandungnya pada akhir pekan.

Tapi setelah beberapa saat ia mulai acuh tak acuh terhadap orang tua kandungnya dan mengadopsi nama keluarga dari Balotelli, dan itu diatur olehnya sendiri untuk secara permanen diasuh oleh keluarga Balotelli.

Pada bulan Juni 2012, ia mendedikasikan gol yang menempatkan Italia di final Euro 2012 untuk ibu angkatnya Silvia, dan bergegas memeluknya saat ia menangis setelah menang.

Balotelli harus menunggu sampai berusia 18 tahun untuk meminta kewarganegaraan Italia, sebagai status bahwa Balotelli tidak dalam pengasuhan.

Balotelli secara resmi memperoleh kewarganegaraan di Concesio pada 13 Agustus 2008.

Setelah upacara ia merilis pernyataan berikut:

"Aku Italia, saya merasa Italia, saya akan selamanya bermain dengan tim nasional Italia."

Mario memiliki tiga saudara kandung biologis.

Mereka adalah Abigail, Henokh, dan Angel Barwuah.

Enoch Barwuah, dua tahun lebih muda, menjalani masa trial di klub Liga Utama Inggris Stoke City pada Desember 2011, dan Sunderland pada Januari 2012 sebelum penandatanganan kontraknya dengan Salford City pada 16 November 2012.

Henokh beralih ke Maltese Premier League di klub Qormi pada bulan Juli 2013.

Karier klub

Lumezzane

Balotelli memulai kariernya di Lumezzane.

Pada usia 15 tahun ia dipromosikan ke tim utama, membuat debut tim utama pada pertandingan liga Serie C1 melawan Padova pada 2 April 2006.

Internazionale

Sempat menjalani masa percobaan yang kemudian gagal bersama dengan Barcelona pada usia 15 tahun, Balotelli dikontrak oleh Internazionale pada tahun 2006 dengan status pinjaman dengan harga yang telah ditetapkan dari € 150,000 untuk kepemilikan bersama pemain.

Pada bulan Juni 2007 Inter melaksanakan hak pilihan dan membeli setengah sisa lainnya untuk tambahan senilai € 190.000.

Manchester City

Setelah berminggu-minggu menjadi spekulasi, Inter mencapai kesepakatan untuk transfer Balotelli ke Manchester City pada tanggal 12 Agustus 2010 dengan biaya € 21.800.000.

Di Manchester City Balotelli kembali dengan mantan bosnya, Roberto Mancini, yang mengatakan, "Gayanya bermain akan sesuai di Liga Premier, dan karena ia masih begitu muda ada kesempatan besar baginya untuk memperbaiki. Dia adalah pemain yang kuat dan menarik, dan penggemar City akan menikmati melihatnya."

Balotelli bertukar nomor skuat dengan rekan setimnya Greg Cunningham sehingga ia bisa terus memakai nomor punggung 45.

Milan

Pada 29 Januari 2013, A.C. Milan lewat direktur Umberto Gandini mengumumkan bahwa tim telah menyetujui kesepakatan untuk menandatangani Balotelli dari Manchester City pada kesepakatan empat setengah tahun dengan nilai dikabarkan € 20.000.000 ditambah bonus.

Pada 3 Februari 2013, Balotelli melakukan debut untuk Milan dan mencetak dua gol, termasuk penalti menit terakhir yang memastikan kemenangan 2-1 atas Udinese.

Kemenangan itu mengangkat Milan ke posisi empat di tabel klasmen, dan hanya selisih gol dengan Internazionale.

Dalam dua pertandingan berikutnya, Balotelli mencetak dua gol, termasuk tendangan bebas dari jarak 30 meter melawan Parma.

Liverpool

Pada 21 Agustus 2014, AC Milan menyetujui biaya transfer untuk Balotelli kembali ke Liga Premier bersama Liverpool senilai £ 16.000.000.

Penandatanganan dikonfirmasi pada tanggal 25 Agustus 2014.

Pada hari itu, ia menyaksikan dari tribun direksi saat Liverpool gagal menang, mengalami kekalahan 1-3 dari mantan klubnya Manchester City.

Balotelli dikecam oleh para pendukung Liverpool setelah terlihat bertukar seragam dengan pemain Real Madrid Pepe di saat mereka sedang berjalan menuju ruang ganti setelah peluit akhir babak pertama pertandingan Liga Champion antara kedua klub tersebut pada 22 Oktober 2014.

Gaya bermain

Balotelli dikagumi karena kecepatan, kekuatan, dan kemampuan teknis, tetapi dikritik karena sikap buruk dan belum dewasa dirasakan dalam pengakuan bakatnya.

Ia sering dijuluki "Super Mario "oleh media - terinspirasi oleh karakter video game Nintendo Mario Holiday.

Balotelli juga spesialis set-piece karena tembakan yang kuat, dan dianggap oleh rekan dan media sebagai pemain yang menjanjikan namun tidak disiplin.

Ia dianggap sebagai salah satu pengambil tendangan penalti terbaik di dunia sepak bola, pandangan yang didukung oleh kiper Manchester City rekan setimnya Joe Hart.

Balotelli belum melakukan tendangan penalti kompetitif sejak ia bergabung dengan Manchester City.

Dalam dua tahun di Manchester City, ia menerima empat kartu merah - melawan West Bromwich Albion (November 2010), Dynamo Kyiv (Maret 2011), Liverpool (November 2011) dan Arsenal (April 2012).

Dia juga memiliki status suspend untuk insiden lain seperti pelanggaran kepada Scott Parker.

Balotelli terkenal mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak perlu dan lebih sering mendapatkan kartu.

Kehidupan pribadi

Balotelli secara teratur masuk dalam iklan untuk raksasa aparel Amerika, Nike.

Ia memiliki banyak kontrak dukungan yang menguntungkan, termasuk dengan Nike Inc, dan sejumlah perusahaan multinasional lainnya.

Pada 2012, Balotelli tampil di GQ di mana ia dan Tinie Tempah dinobatkan sebagai yang pertama dan kedua pria berpakaian terbaik di dunia.

Balotelli juga masuk liputan Majalah Time yang berbasis di New York di mana ia termasuk dalam 100 orang paling berpengaruh di dunia.

Balotelli telah menyebutkan bahwa ia ingin bertemu Jay-Z dan menantangnya untuk drag race.

Lima kendaraan Balotelli meliputi: Range Rover Evoque, Ferrari 458 Spider, Bentley Continental GT, Maserati GT, dan Audi R8 V10.

Pada Januari 2013, kekayaan bersih Balotelli diperkirakan menjadi US $ 35 juta, naik dari US $ 25 juta pada Januari 2012.

Balotelli membeli rumah senilai 3 juta £ di Inggris.

Balotelli mempraktekan Buddhisme, dan tidak lagi meminum alkohol.

Pada Maret 2013, Balotelli bertunangan, dan dia saat ini tinggal di Italia, dengan tunangan asal Kongo, Fanny Neguesha.

Pada Agustus 2013, Balotelli membeli hewan peliharaan seekor babi yang bernama "Super".

Data Diri:

Nama: Mario Balotelli
Nama lengkap: Mario Barwuah Balotelli
Instagram: @mb459

Tanggal lahir: 12 Agustus 1990
Tempat lahir: Palermo, Italia
Tinggi: 1,88 m (6 ft 2 in)
Posisi bermain Penyerang[1]
Informasi klub
Klub saat ini: Marseille
Nomor: 9
Karier junior
2001–2006 Lumezzane
2006 Internazionale
Karier senior
2005–2006 Lumezzane
2006–2010 Internazionale
2010–2013 Manchester City
2013-2014 AC Milan
2014–2016 Liverpool
2015–2016 → Milan (pinjaman)
2016–2019 Nice
2019- Marseille

Tim nasional‡
2008– Italia U-21
2010– Italia 36

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved