Pengadilan Negeri Pangkajene Sudah Sidangkan Keberatan Nilai Ganti Rugi Kereta Api

"Ada 6 berkas permohonan keberatan yang masuk ke PN Pangkajene dan permohonan ini harus diselesaikan kurang lebih 1 bulan,"

Pengadilan Negeri Pangkajene Sudah Sidangkan Keberatan Nilai Ganti Rugi Kereta Api
munjiyah/tribunpangkep.com
Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, Farid Hidayat Sopamena, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Pengadilan Negeri Pangkajene telah melaksanakan sidang permohonan terkait keberatan protes nilai ganti rugi lahan jalur rel kereta api di Pangkep.

"Ada 6 berkas permohonan keberatan yang masuk ke PN Pangkajene dan permohonan ini harus diselesaikan kurang lebih 1 bulan," kata Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, Farid Hidayat Sopamena, Kamis (22/8/2019).

Farid menyebut, Majelis Hakim melalui persidangan pertama,  sudah menyampaikan kepada seluruh pihak yang berperkara  terkait proses persidangan ini.

Gojek Kembali Jadi 20 Besar Perusahaan yang Mengubah Dunia

Dicecar Panglima TNI, Terungkap Segini Gaji Seorang Tentara Berpangkat Pratu

Astra Motor Gelar Nobar PSS VS PSM di Diler, Ada Doorprizenya

"Sudah kita sampaikan, kalau hanya 1 bulan sehingga persidangan ini akan direncanakan dan dilaksanakan sepekan 2 kali," ungkapnya.

Farid mengimbau kepada semua pihak yang mengajukan perkara tersebut, agar mempersiapkan segala sesuatunya selama proses persidangan.

"Diminta mereka menyiapkan pembuktian, baik itu bukti surat maupun saksi-saksi bila ada yang akan diajukan," ungkap Farid yang juga ikut menyidangkan perkara ini.

Gojek Kembali Jadi 20 Besar Perusahaan yang Mengubah Dunia

Dicecar Panglima TNI, Terungkap Segini Gaji Seorang Tentara Berpangkat Pratu

Astra Motor Gelar Nobar PSS VS PSM di Diler, Ada Doorprizenya

Farid menjelaskan, proses persidangan perkara permohonan keberatan, prosesnya cepat.

"Jadi prosesnya cepat dengan pembacaan permohonan, jawaban, pembuktian surat, saksi dari kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan putusan," ujarnya.

Proses penyelesaiannya, diperkirakan segera diselesaikan kata Farid.

"Semua perkara masuk di bulan Agustus, jadi jika disesuaikan kemungkinan semua perkara ini akan diputuskan bulan September 2019 mendatang," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved