Kopel Harap Pansus Hak Angket Komitmen dengan Hasil Rapat

"Yang harus dijaga kalau kemudian ada faktor x yang membuat sikap politik berubah," kata Peneliti Kopel Syamsuddin kepada Tribun.

Kopel Harap Pansus Hak Angket Komitmen dengan Hasil Rapat
hasan/tribuntimur.com
Ketua Pansus Hak Angket Potong Ayam Jelang Penentuan Nasib Gubernur Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peneliti Komite Pemantau Legislatif (Kopel), Syamsuddin Alimsyah berharap keputusan rekomendasi panitia hak angket, tidak berubah.

Hak angket itu terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Wakilnya Andi Sudirman Sulaiman,.

"Yang harus dijaga kalau kemudian ada faktor x yang membuat sikap politik berubah," kata Peneliti Kopel Syamsuddin kepada Tribun.

Pansus sebelumnya mengeluarkan delapan rekomendasi hak angket.

Tim Ekspedisi Mapala 09 FT Unhas Siap Susur Empat Gua di Kalimantan Selatan

TRIBUNWIKI: Profil Legislator NasDem Enrekang, Nurul Hikmah

 Jokowi akan Datang, Panglima TNI dan Kapolri Berkantor di Papua

Salah satu poinya adalah pansus meminta pemberhentian Gubernu.

Alasannya, diduga telah melakukan pelanggaran pengambilan kebijakan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Syam juga menyikapi terkait rapat internal perbaikan usulan rekomendasi yang diputuskan dalam rapat paripurna pada Senin lalu.

Rapat resmi itu kata dia harus melibatkan semua anggota pansus.

Tidak boleh ada "cokko cokko", Kecuali kalau yang bersangkutan tidak mau hadir.

Tim Ekspedisi Mapala 09 FT Unhas Siap Susur Empat Gua di Kalimantan Selatan

TRIBUNWIKI: Profil Legislator NasDem Enrekang, Nurul Hikmah

 Jokowi akan Datang, Panglima TNI dan Kapolri Berkantor di Papua

DPRD digaji untuk menghadiri rapat. Karena dalam rapatlah mereka punya hak bicara sebagai wakil rakyat.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved