Mantan Kepala Dinas Kesehatan dan Bendahara Parepare Jadi Tersangka

Telah ditetapkan dua tersangka, yang pertama Muh Yamin, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan dan Bendahara Parepare Jadi Tersangka
Darullah/Tribun Parepare
Konfrensi Pers Polres Parepare, terkait Dana Dinkes, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Polres Kota Parepare menetapkan dua tersangka pada hilangnya dana di dinas tersebut sebesar Rp 6,3 miliar pada tahun 2017-2019.

Mereka adalah Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare Muh Yamin.

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Mangkraknya Pembangunan Jembatan Bosolia Jeneponto

7 Fakta Sherly Annavita, Tampil Memukau di ILC TVOne hingga Dibandingkan dengan Tsamara Amany

PMKRI Tana Toraja Gelar Perayaan Dies Natalis Satu Windu di Bumi Lakipadada

Kerusuhan di Fakfak Papua Barat, Pimpinan OPM Goliath Tabuni: Berkibarlah Benderaku Bintang Kejora

Anggota DPRD Enrekang Terpilih Dilantik, Wartawan Dilarang Masuk

Yang kedua, Sandra, mantan Bendahara Dinas Kesehatan Kota Parepare, juga ikut terlibat.

Hal ini diungkap Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, dalam konfrensi pers, Rabu (21/8/2019) siang.

Pihaknya mengatakan, berdasarkan hasil gelar perkara, Senin (19/8/2019) di Polda Sulsel, telah ditetapkan dua tersangka tersebut.

"Kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 sub pasal 3 tahun 1999, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun. Denda minimal Rp 200 juta, dan maksimal Rp milyar," kata Pria Budi.

"Para pelaku menggunakan anggaran dinas kesehatan untuk kegiatan sendiri, yang semestinya digunakan untuk kegiatan dinas kesehatan," bebernya.

"Tindak lanjutnya mengenai kasus ini, akan dilakukan pemeriksaan pasti," tandasnya.

Setelah ditetapkan tersangka, masih ada beberapa saksi maupun tersangka yang akan diperiksa lagi, untuk melengkapi berkas tersebut, sebelum mengirim berkas tahap satu ke Kejaksaan.

Konfrensi Pers Polres Parepare, terkait Dana Dinkes,  Rabu (21/8/2019).
Konfrensi Pers Polres Parepare, terkait Dana Dinkes, Rabu (21/8/2019). (Darullah/Tribun Parepare)

"Sejauh ini, sudah ada 78 orang, yang suda dilakukan pemeriksaan mengenai kasus tersebut," ujarnya.

"Atas kasus korupsi ini, kerugian negara, mencapai 6,3 miliar," kata kapolres.

Lebih lanjutnya, apabila dalam perjalanan penyidikan, ada alat bukti baru yang bersangkutan dengan kasus ini maka juga akan diproses.  (*)

Laporan wartawan TribunParepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Mangkraknya Pembangunan Jembatan Bosolia Jeneponto

7 Fakta Sherly Annavita, Tampil Memukau di ILC TVOne hingga Dibandingkan dengan Tsamara Amany

PMKRI Tana Toraja Gelar Perayaan Dies Natalis Satu Windu di Bumi Lakipadada

Kerusuhan di Fakfak Papua Barat, Pimpinan OPM Goliath Tabuni: Berkibarlah Benderaku Bintang Kejora

Anggota DPRD Enrekang Terpilih Dilantik, Wartawan Dilarang Masuk

Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved