Caleg Terpilih DPRD Jeneponto Ditetapkan Tersangka Korupsi Jembatan Bosolia

Dari kelima tersangka, satu diantaranya merupakan caleg terpilih Jeneponto yakni inisial AMS.

Caleg Terpilih DPRD Jeneponto Ditetapkan Tersangka Korupsi Jembatan Bosolia
ikbal/tribunjeneponto.com
Abdul Malik saat diperiksa penyidik Polres Jeneponto, Senin (1/7/2019) lalu. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Polisi telah menetapkan lima tersangka dugaan tindak pidana korupsi mangkraknya jembatan Bosolia Jeneponto tahap 1 tahun 2016.

Kelima tersangka itu masing-masing berinisial AMS, AA, RM, AS, dan MTT.

"Kita telah tetapkan tersangka dari kemarin, 20 Agustus 2019. Saya sudah tanda tangani,” kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman, Rabu (21/8/2019) siang.

Dari kelima tersangka, satu diantaranya merupakan caleg terpilih Jeneponto yakni inisial AMS.

Saat awak Tribun mengkonfirmasi AMS dimaksud adalah Abdul Malik Situju ke Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman menjawab dengan emoji jempol.

Abdul Malik merupakan caleg terpilih dari partai Nasdem.

Berdasarkan Pleno KPU Ia meraih satu kursi di Dapil 1 Jeneponto meliputi Kecamatan Binamu dan Turatea dengan merah 1.459 suara sah dari total 4.442 suara partai.

Diketahui Abdul Malik merupakan pengguna anggaran jembatan penghubung Kampung Tarrusang dan Kelurahan Monro-monro ini.

"AMS selaku pengguna anggran, AA Selaku PPTK, RM selaku PPK, AS selaku bendahara pengeluaran dan MTT selaku pelaksana proyek," jelas Boby.

Sebelumnya, mantan kepala dinas Pekerjaan Umum atau PU itu di periksa Reskrim Polres Jeneponto.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved