PKK Gowa Gelar Festival Pangan Lokal, Hadirkan Masakan Kreasi 18 Kecamatan

TP PKK Gowa bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, pada kegiatan yang dihelat di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa.

PKK Gowa Gelar Festival Pangan Lokal, Hadirkan Masakan Kreasi 18 Kecamatan
ari/tribungowa.com
Ketua Tim Penggerak PPK Gowa Priska Paramita Adnan mengunjungi setiap stan untuk mencicipi hidangan yang dihadirkan para peserta. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, menggelar festival pangan lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA)  2019.

TP PKK Gowa bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, pada kegiatan yang dihelat di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (20/8/2019) hari ini.

Kegiatan yang menghadirkan masakan kreasi dari 18 kecamatan ini, dilakukan untuk mengolah bahan pangan seperti kentang, ubi-ubian, sukun dan bahan pangan lainnya.

Dana Hibah 2019 Belum Dicairkan, KPU Sulsel Melapor ke NA

Video Jibril Abdul Aziz di ILC Dibully Netizen, Sebar Video Panas Mahasiswi UGM karena Cinta Ditolak

Laga Pembuka Piala Kemerdekaan, Pemkab Luwu Timur Ungguli Wotu Allstar

Politisi PDIP Sebut Orang Ini Dalang Kerusuhan Papua, Tokoh Pembebasan Rakyat Papua & di Inggris

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa, Layla Azis Hamrat mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan masyarakat yang merupakan kader atau binaan PKK.

Tujuannya untuk menyajikan masakan dari olahan pangan, dalam rangka memanfaatkan potensi pangan lokal dan mengurangi konsumsi nasi.

"Masyarakat sekarang dipenuhi mindsetnya harus makan nasi, padahal dengan kentang, ubi, sudah bisa kenyang dengan kalori yang lebih rendah dan bergizi tentunya," ungkapnya.

Selain mengubah kebiasaan mengonsumsi nasi, Layla mengaku ini juga dilakukan agar masyarakat bisa berkreasi dalam menciptakan menu baru.

Misalnya ubi yang bukan hanya dibikin kripik, tetapi bisa diolah dengan menjadikan makanan berat yang mengenyangkan dan masyarakat lebih sehat lagi.

"Kami berharap pangan lokal yang ada di Gowa bisa dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya digoreng tapi bisa diolah menuju kehidupan yang lebih sehat dengan mengurangi nasi," harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengungkapkan, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan SDM yang berkualitas.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved