Musim Kemarau, Bupati Gowa Minta Warga Waspadai Kebakaran Hutan

Ia menilai, hutan dan lahan adalah salah satu sumber daya vital dalam pembangunan dan keberlangsungan kehidupan.

Musim Kemarau, Bupati Gowa Minta Warga Waspadai Kebakaran Hutan
ari/tribungowa.com
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memimpin Apel Gelar Terpadu Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (20/8/2019) hari ini. 

Lanjutnya, penanganan serius terkait potensi terjadinya karhutla ini memang harus dilakukan apalagi berdasarkan data BMKG, puncaknya kemarau panjang terjadi pada September mendatang.

"Terjadinya karhutla ada tanggungjawab seluruh pihak makanya perlu dilakukan kesiapsiagaan secara dini," ujarnya.

Selesaikan Pengabdian 22 Bulan di Polmas, Letkol Dedi Kini Dapat Tugas di Mabes TNI

Debt Collector Rebutan Kunci Sama Ibu-ibu, Sampai Diteriaki Maling, yang Terjadi Selanjutnya

Di Depan Penyidik, Rahmat Ngaku Sudah 6 Bulan Konsumsi Sabu

Ia menyebutkan, kasus karhutla di wilayah Kabupaten Gowa masih sangat sedikit terakhir yang terjadi di Kecamatan Manuju, itupun saat ini telah dilakukan penanganan dengan melibatkan seluruh komponen.

"Yang kita pantau baru ada 1 kasus karhutla, karena kecenderungan yang terjadi biasanya ada kebakaran tapi tidak ada laporan masuk," terangnya.

Ishak berharap, dalam mengantisipasi tidak terjadinya karhutla maka semua pihak harus selalu waspada.

Utamanya masyarakat maupun perusahaan perkebunan yang ada di wilayah hutan dan lahan agar tidak membakar pasca panen atau upaya pembersihan lahan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan kelengkapan alat pemadam kebakaran dan perlengkapan penanganan kebencanaan seperti pompa, mobil pemadam, mobil dapur umum dan beberapa alat lainnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved