Bocah Angga Lagi Viral, Dikira Meninggal di Pinggir Jalan, Faktanya 3 Bulan Kabur Karena Takut Mama

Nama Angga Lagi Viral, Dikira Meninggal di Pinggir Jalan, Faktanya 3 Bulan Kabur Karena Takut Mama

Bocah Angga Lagi Viral, Dikira Meninggal di Pinggir Jalan, Faktanya 3 Bulan Kabur Karena Takut Mama
(Instagram @sekolahrelawan)
Bocah Angga Lagi Viral, Dikira Meninggal di Pinggir Jalan, Faktanya 3 Bulan Kabur Karena Takut Mama 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa waktu lalu beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang bocah pemulung berbaju warna merah tengah duduk dengan kepala tertunduk.

Informasi yang menyertai video tersebut, sang bocah disebut tak sadarkan diri. Hingga banyak yang menyebut meninggal dunia.

Dalam video viral itu, sang bocah tidak merespons ketika dibangunkan seorang perempuan.

Faktanya, anak tersebut masih hidup dan sehat. Bocah itu bernama Putra Anggara.

Ia memang terbiasa memulung setelah pulang sekolah. Namun, saat video itu direkam, ia sedang kabur dari rumah.

"Mau mulung, (dari rumah) jalan ke Sawangan. Cuma pas udah sampai di Sawangan, takut ketemu mama. Jadi jalan lagi ke Bintara, Parung. Lima hari di sana aku jalan lagi aja, tiba-tiba udah nyampe Tangerang," ujar Angga ketika dikunjungi Kompas.com di rumahnya di daerah Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Selasa (20/8/2019).

Angga (tengah) bersama ibunya (kanan) dan pekerja sosial kementrian Sosial Kota Depok saat dirumah Angga di kawasan Pancoran Mas, Depok pada Selasa (20/8/2019).
Angga (tengah) bersama ibunya (kanan) dan pekerja sosial kementrian Sosial Kota Depok saat dirumah Angga di kawasan Pancoran Mas, Depok pada Selasa (20/8/2019). ((KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIA))

Ia mengaku tinggal dua hari di sana dan memutuskan untuk balik lagi ke Parung.

Di Parung itulah ia menghabiskan waktu selama tiga bulan hidup sendiri. Selama kabur dari rumah, Angga selalu tidur di pinggir jalan.

Kadang di depan toko, trotoar atau tempat cuci mobil yang buka 24 jam.

"(Dua bulan itu) makan, tidur, mulung aja. Ngga pernah mandi," kata Angga sambil tertawa. Ia mengatakan, ada beberapa orang yang memberinya pakaian, sehingga pakaian lamanya langsung dibuang.

Halaman
123
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved