Presiden Jokowi Tak Singgung dalam Nota Keuangan 2020, Kepala BKN Harap Gaji PNS Naik, Ini Alasannya

Kepala Badan Kepegawaian Negara atau BKN, Bima Haria Wibisana berharap pemerintah kembali menaikkan gaji pegawai negeri sipil ( PNS) pada tahun 2020

Presiden Jokowi Tak Singgung dalam Nota Keuangan 2020, Kepala BKN Harap Gaji PNS Naik, Ini Alasannya
HO
Presiden Jokowi Tak Singgung dalam Nota Keuangan 2020, Kepala BKN Harap Gaji PNS Naik, Ini Alasannya 

TRIBUN-TIMUR.COM-Presiden Joko Widodo tak menyinggung adanya rencana pemerintah menaikkan gaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, dan Pensiunan saat membacakan Rencana Anggaran dan Pendapatan Negara (RAPBN) 2020 beserta nota keuangannya, Jumat (16/8/2019).

Hal tersebut dikarenakan pemerintah baru saja menaikkan gaji PNS pada 2019 ini sebesar 5 persen.

Namun, Kepala Badan Kepegawaian Negara atau BKN, Bima Haria Wibisana berharap pemerintah kembali menaikkan gaji pegawai negeri sipil ( PNS) pada tahun 2020 mendatang.

Baca: KABAR BURUK bagi PNS, TNI/Polri, Pensiunan, Jokowi Tak Singgung Naik Gaji di 2020, THR dan Gaji 13?

"Sebetulnya kalau saya sih secara pribadi sebagai Kepala BKN dan Sekjen Korpri itu lebih memilih ya ini (gaji PNS naik), kan ada inflasi nih," ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (19/8/2019).

"Ya mungkin kalau pemerintah bisa menutup gaji pokok PNS yang tergerus inflasi kan akan lebih baik lagi," sambungnya.

Saat ditanya berapa persen gaji PNS harus naik sesuai keinginannya, Bima tidak muluk-muluk. Ia mengatakan besarannya paling tidak sesuai tingkat inflasi.

Meski begitu, ia juga memahami bahwa anggaran negara terbatas. Ia yakin pemerintah akan lebih mendahulukan masyakarat umum ketimbang PNS.

"Sebagai abdi negara juga harus memahami benan fiskal yang ditanggung negara," kata dia.

Dalam waktu dekat, ia berharap Peraturan Pemerintah (PP) terkait gaji dan tunjangan serta pensiun PNS bisa rampung.

Sebab, PP itu diharapkan akan mengubah sistem penghasilan PNS menjadi lebih terstruktur.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2019 lalu Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Ke-18 atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Baca: SSCASN BKN-Jadwal Pendaftaran CPNS 2019 dan P3K 2019, Formasi, Tahapan, dan 5 Dokumen Penting!

Dalam lampiran PP ini disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp 1.560.800 dari sebelumnya Rp 1.486.500.

gaji PNS golongan 1
gaji PNS golongan 1 (HO)

Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih dari 30 tahun) menjadi Rp 5.901.200 dari sebelumnya Rp 5.620.300.

Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved