Kayu Bajakah Kini Dijual Online, Lihat Harga Ditawarkan Fantastis, Jadi Buruan

Kayu Bajakah kini dijual online, lihat harga ditawarkan fantastis, jadi buruan.

Kayu Bajakah Kini Dijual Online, Lihat Harga Ditawarkan Fantastis, Jadi Buruan
KOMPAS TV
Kayu Bajakah yang dijual secara online. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kayu Bajakah kini dijual online, lihat harga ditawarkan fantastis, jadi buruan.

Eksploitasi hutan di Kalimantan kini dikabarkan terjadi, warga berburu kayu Bajakah.

Di toko online, kayu untuk pengobatan kanker itu dijual dengan harga fantastis.

Belakangan ini, kayu Bajakah tengah jadi bahan perbincangan publik setelah tiga orang siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya di Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menemukan oba kanker, yakni Bajakah.

Meskipun begitu, di balik penemuan cemerlang ini, guru pembimbing dari ketiga siswa tersebut, Helita khawatir bila hutan di Kalimantan Tengah akan dieksploitasi pihak-pihak tertentu demi mencari keuntungan semata.

“Saya tidak mau kalau ini nanti justru akan menjadi masalah, khususnya dalam hal eksploitasi hutan Kalimantan Tengah,” kata Helita.

Beberapa saat setelah tanaman tersebut viral, sejumlah orang yang kini diduga mulai masuk ke dalam hutan di Kalimantan Tengah untuk memburu pohon satu ini, sebelum akhirnya ditebang dan dijual dengan harga tinggi.

Pengelola akun Facebook Stalino Tanoto Saerang pada Kamis (15/8/2019) lalu mem-posting kabar penebangan pohon kayu Bajakah secara masif.

"Butuh waktu lama, tahunan, puluhan, bahkan ratusan tahun untuk tumbuh & dalam beberapa hari akan 'lenyap' seluruh bajakah berbagai jenis dari hutan Borneo karena kesalahan informasi. Musnah sudah tanaman harapan untuk kesembuhan umat manusia & untuk stasiun TV yang memviralkan selamat kalian menyebarkan informasi tanpa validitas data & penelitian serta uji klinis. *Fyi: bajakah ada yang beracun, bijaksanalah sebelum jatuh korban..," demikian ditulis pengelola akun Stalino Tanoto.

Selain dari posting-an tersebut, sejumlah penjual di situs e-commerce Indonesia diketahui juga telah menjual tanaman yang dikabarkan ampuh untuk mengobati kanker ini.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved