Tanggapi Rekomendasi Pansus Hak Angket, Gubernur Sulsel: Jangan Ceroboh

Menurutnya, hak angket digelar secara terbuka. Selama prosesnya berlangsung tak ada pihak yang menyudutkan dirinya.

Tanggapi Rekomendasi Pansus Hak Angket, Gubernur Sulsel: Jangan Ceroboh
saldy/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah angkat bicara soal rekomendasi pansus hak angket DPRD Sulsel yang salah satu poinnya adalah pemakzulan dirinya sebagai Gubernur Sulsel.

"Kita tunggu saja. Kalau saya, begini, jangan kita ceroboh membuat suatu kesimpulan yang bertentangan dengan kehendak rakyat," ujar Nurdin, ditemui di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Jumat (16/8/2019) malam.

Menurutnya, hak angket digelar secara terbuka. Selama prosesnya berlangsung tak ada pihak yang menyudutkan dirinya.

Ia mengatakan orang-orang yang menjadi terperiksa ini bagian dari Pemprov Sulsel, atas status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Inikan dia lakukan pemeriksaan secara terbuka. Coba di cek, ada gak yang memberangkatkan saya," jelas Nurdin.

Mantan Bupati Bantaeng inipun mengibaratkan, bahwa tak mungkin si A yang berbuat yang dihukum B.

"Masa A yang berbuat B yang di hukum," katanya.

Nurdin menegaskan, beberapa pihak bergosip jika hubungannya dengan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tidak akur.

"Yang bilang siapa. Bagus kok, gak ada masalah. Kami selalu koordinasi," katanya.

Setiap momentum penting Pemprov Sulsel, pasti menghadirkan dirinya dengan Wagub Sulsel. Seperti saat pemberian Satya Lencana pada Pegawai Pemprov Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

"Tadi sama-sama. SMS-an jalan terus," ujar NA sembari tersenyum.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman belum memberikan komentar terkait rekomendasi pansus hak angket.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved