UKM KSR PMI UMI Gelar ISC Berhadiah Puluhan Juta

Kegiatan ISC ini bertujuan untuk menilai juga mengasah skill dari tiap tim dalam menangani hal-hal emergency, baik itu saat ada bencana alam maupun k

UKM KSR PMI UMI Gelar ISC Berhadiah Puluhan Juta
Haeruddin/AE
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menyelenggarakan Individual Skill Challenge (ISC) 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM, - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan  menyelenggarakan Individual Skill Challenge (ISC) yang dibuka bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia. 

Dalam agenda ini berbagai item kegiatan dihadirkan yakni Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) challenge, Patient Assesment challenge, dan pelatihan Road Accident Rescue (RAR) yang juga bakal dirangkaikan dengan kunjungan wisata di Malino Highland dan Air terjun Takapala, Kabupaten Gowa, Sulsel. 

“Kegiatan ISC ini bertujuan untuk menilai juga mengasah skill dari tiap tim dalam menangani hal-hal emergency, baik itu saat ada bencana alam maupun kejadian yang ada di sekitar kita. Dengan RAR itu bertujuan melatih bagaimana cara penanganan dan pengangkatan korban kecelakaan menggunakan alat estrikasi, serta alat RAR lainnya,” tutur ketua panitia, Sakiah Sadjidin, dalam rilisnya, Jumat (16/8/2019). 

Selain terdapat total hadiah tiga puluh juta rupiah yang disiapkan penyelenggara, ajang ISC bertujuan menjalin silaturahmi sesame relawan. 

Untuk pendaftaran peserta ISC telah dibuka sejak 25 Maret hingga 19 Agustus 2019. Adapun biaya pendaftaran sebesar Rp 2,5 juta dimana peserta berhak untuk mendapatkan fasilitas transportasi, konsumsi selama kegiatan,sertifikat,biaya akomodasi dan paket wisata. 

Kegiatan ini akan berjalan selama lima hari, dimulai Rabu sampai Minggu (21-25/08/19). Pembukaan berlangsung di Kampus II UMI kemudian menuju Malino Kabupaten Gowa. Panitia ISC hanya menyediakan kuota bagi peserta sebanyak 50 tim, dimana setiap tim terdiri dari dua orang. 

Panitia pelaksana telah menyiapkan pemateri sekaligus juri yang kompeten dan berpengalaman yaitu Wiyono Suyatno yang saat ini berkerja sebagai Direktur PT RESQTEC Indonesia dan Instruktur  RESQTEC Zumbro BV. 

Kedua, Suyatno, instruktur SAR. “Terakhir, Andi Henry Achmad dengan pengalaman Training dan Workshop beliau pernah mengikuti First Aid & Cardiopulmonary Resusitation  PT. Freeport Indonesia,” tambahnya.(*)

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved