Anak Korban 40 Ribu Jiwa Minta Dukungan Pemerintah Sulsel untuk Hak Ganti Rugi dari Belanda

Seperti H Abdul Haliq asal Bulukumba dan Muh Arif asal Pinrang yang merupakan anak dari korban 40 ribu jiwa.

Anak Korban 40 Ribu Jiwa Minta Dukungan Pemerintah Sulsel untuk Hak Ganti Rugi dari Belanda
nur fajriani/ tribun timur
Anak dari para korban 40 ribu jiwa H Abdul Haliq (kiri) asal Bulukumba dan Muh Arif asal Pinrang (kanan) bertandang ke Kantor Tribun Timur Jl Cendrawasih, no 430, Kota Makassar, Jumat (16/8/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anak-anak dari para korban 40 ribu jiwa meminta ganti rugi terhadap pemerintah Belanda atas pembantaian yang dilakukan tentara mereka di Indonesia pada periode pendudukan antara 1946-1947.

Seperti H Abdul Haliq asal Bulukumba dan Muh Arif asal Pinrang yang merupakan anak dari korban 40 ribu jiwa.

H Abdul Haliq mengatakan saat ini pengadilan Belanda tengah memproses banding yang diajukan anak dari korban 40 ribu jiwa.

“Pemerintah Belanda hanya memberikan santunan pada para janda, padahal kami juga anak dari korban patut mendapatkan santunan,” katanya.

H-2 PSM Versus Persib, Tiket Sold Out

Setahun, Konsumsi Ikan di Luwu Utara 58 Kg Per Kapita

 Di Kampus II Polbangtan Gowa, Prof Dedi Nusyamsi Bakar Semangat Mahasiswa

Hal itu dikatakannya saat bertandang ke Kantor Tribun Timur Jl Cendrawasih, no 430, Kota Makassar, Jumat (16/8/2019) bersama Muh Arif.

Sebelumnya beberapa anak korban 40 ribu jiwa telah mengajukan gugatan namun ditolak.

Baru-baru ini perwakilan anak korban yakni H Andi Monji menyambangi Belanda untuk mengajukan banding.

“Hasilnya keluar pada 1 Oktober 2019, kami berharap keputusannya kami juga bisa mendapat santunan,” tambahnya.

Ia berharap Pemerintah Sulawesi Selatan dapat ikut turun tangan untuk mendukung dalam memproses kasus tersebut.

“Seandainya banding kami juga ditolak kami berharap dukungan pemerintah Sulsel,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved