AAI dan UIT Kerjasama Pendidikan Profesi Advokat

Rektor dari kampus yang berhasil lolos dari sanksi Kemenristek Dikti ini mengaku bahagia karena organisa advokat mengajak UIT Makassar bekerjasama.

AAI dan UIT Kerjasama Pendidikan Profesi Advokat
Asosiasi Advokat Indonesia
Ketua Umum DPP AAI Muhammad Ismak melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding-Memorandum of Agreement (MoU-MoA) dengan Rektor UIT Makassar Andi Maryam di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (16/8/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding-Memorandum of Agreement (MoU-MoA) dengan UIT Makassar di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/8/2019).

Pada MoU-MoA terkait Pendidikan Profesi Advokat (PPA) tersebut, Rektor UIT Makassar Andi Maryam menyebut Ketua Umum DPP AAI Muhammad Ismak sebagai Wali Kota Makassar.

Rektor dari kampus yang berhasil lolos dari sanksi Kemenristek Dikti ini mengaku bahagia karena organisa advokat mengajak UIT Makassar bekerjasama.

VIDEO: Fahsar Kukuhkan 73 Paskibra Bone

Meski Dicoret, Bojan Masih Disiapkan Lawan PSM di Stadion Mattoanging

Anwar Usman Calon Ketua Fraksi Perindo DPRD Gowa

"Manajemen baru ini bekerja untuk mengangkat kembali kampus yang sempat terpuruk, kerjasama ini bisa ikut membantu mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada UIT," tegas Andi Maryam dalam rilis via pesan Whatsapp, Jumat (16/8/2019).

Sementara Muhammad Ismak, ini menjadi pencapaian tersendiri bagi AAI untuk membuat program pendidikan advokat dan bisa membuat sertifikasi dan penyumpahan advokat.

"Kurikulum yang dibuat tidak sekadar melahirkan advokat. AAI bertanggung jawab terhadap anggotanya bukan cuma menambah anggota," katanya.

VIDEO: Fahsar Kukuhkan 73 Paskibra Bone

Meski Dicoret, Bojan Masih Disiapkan Lawan PSM di Stadion Mattoanging

Anwar Usman Calon Ketua Fraksi Perindo DPRD Gowa

"Setiap DPC bertanggungjawab memberi tambahan pelatihan. Dapat memberikan pendidikan profesi advokat," ungkap Ismak.

Terkait beberapa orang yang mulai kerap memanggil bapak walikota itu dianggapnya sebagai doa yang patut dia aminkan.

"Tapi yang pasti saya datang di kontestasi Pilwakot ini saya ingi beradu gagasan bukan politik transaksional," ujar Ismak. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved