Jelang Putusan Hak Angket DPRD Sulsel, Petinggi Golkar Mengaku Diteror

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, A Kadir Halid, memastikan segera merampungkan seluruh kesimpulan dan rekomendasi

Jelang Putusan Hak Angket DPRD Sulsel, Petinggi Golkar Mengaku Diteror
Handover
Screenshot WA yang meneror petinggi Golkar Sulsel

Laporan Wartawan tribuntimur.com / Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hak angket yang digulirkan oleh 64 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) memasuki babak akhir.

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, A Kadir Halid, memastikan segera merampungkan seluruh kesimpulan dan rekomendasi yang ada untuk kemudian disampaikan ke Ketua DPRD Sulsel M Roem Muin. Selanjutnya, dilakukan sidang paripurna.

Kadir mengatakan, sejauh ini belum ada kendala, hanya berita-berita soal keuangan dan segala macamnya dan itu biasa-biasa saja.

"Di luar PKS dan PDIP semuanya solid soal hak angket," ujar Kadir kepada Tribun Timur di Hotel Myko, Jl Boulevard, Kota Makassar, Rabu (14/8/2019) sore.

Berdasarkan sidang hak angket, kata kadir, pelanggaran, jelas.

"Pelanggaran Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang peraturan daerah, kemudian Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN (aparatur sipil negara), dan Undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan," tegas Kadir.

Terkait apakah pernah diteror dan merasa was-was karena khawatir ada oknum ingin mencelakakan dirinya, Kadir mengaku sama sekali tidak pernah mendapat teror.

"Tapi ada beberapa teman-teman saya di angket di telepon, kalau saya sendiri tidak pernah ada yang menghubungi, menelpon dan lain-lain," katanya.

"Saya tidak perlu sebut namanya, anggota fraksi Golkar saja ada yang pernah dihubungi, terornya katakanlah di iming-imingi materi dan segala macam," ungkap Kadir.

Sekitar pukul 23.22 wita, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai mengaku sejumlah petinggi Golkar Sulsel mendapat teror.

"Malam ini hampir semua petinggi Golkar kena teror. Kami di teror menjelang putusan Angket. Masuk di WA saya, Pak NH dan Pak Arfandi," kata Risman melalui pesan Whatsapp, Rabu (14/8/2019) malam.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved