Ikut Karnaval HUT RI, Penjual Sayur di Mamasa Tulis 'Belum Merdeka'

Perayaan hari kemerdekaan ini diselenggarakan Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kamis (15/8/2019) sore.

Ikut Karnaval HUT RI, Penjual Sayur di Mamasa Tulis 'Belum Merdeka'
Semuel/Tribun Mamasa
Komunitas penjual sayur dengan tagline sindir pemerintah 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Puluhan penjual sayur dan penjual ikan di Kabupten Mamasa, Sulawesi Barat, turut ambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI.

Perayaan hari kemerdekaan ini diselenggarakan Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kamis (15/8/2019) sore.

Perayaan ini dibuka dengan kegiatan karnaval, yang dilakukan dari kantor kelurahan menuju taman kota.

Cahaya Mandar Juara I Etape IV Sandeq Race 2019, Perahu Menpora Finis di Urutan Kedua

Adnan Periksa Penggunaan Tumbler OPD Gowa

Rayakan HUT ke 74 RI Tingkat Kelurahan Mamasa, Warga Patungan Kumpul Uang

Pengakuan Pemeran Wanita di Video Panas Vina Garut, Cuma Dibayar Rp 500 Ribu untuk Layani 3 Pria

Terlihat juga sejumlah pedagang sayur dan pedagang ikan, yang ikut karnaval rakyat itu.

Mereka membawa dagangan masing-masing, baik sayur maupun ikan.

Namun tidak hanya sekedar turut memeriahkan karnaval, tetapi ada hal lain yang dilakukan dengan menarik perhatian masyarakat.

Komunitas ini justru menulis di spanduk seruan protes kepada pemerintah.

"74 tahun Indonesia merdeka, penjual sayur dan penjual ikan di Mamasa belum merdeka,".

Begitu bunyi tagline komunitas ini yang ditulis dispanduk, yang mereka bawa saat karnaval.

Penjual sayur Sambo Lebok mengatakan, hal itu ia lakukan sebagai bentuk protes terkait tindakan penertiban pasar yang ia alami beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved