Putrinya Korban Tower Roboh di SD Baddo-baddo Maros, Ini Harapan Muhammad Ali

Kehadiran Muhammad Ali atau kerap disapa Ali di IGD RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, untuk melihat kondisi putri

Putrinya Korban Tower Roboh di SD Baddo-baddo Maros, Ini Harapan Muhammad Ali
muslimin emba/tribun-timur.com
Muhammad Ali (34) ayah Adinda (10) yang jadi korban tower rubuh di SD Baddo-badso 240 Maros, ditemui di RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar, Selasa (13/8/2019) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Raut wajah cemas masih terlihat di wajah Muhammad Ali (34) usai keluar dari ruang IGD RSUP Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Selasa (13/8/2019) malam.

Kehadiran Muhammad Ali atau kerap disapa Ali di IGD RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, untuk melihat kondisi putri semata wayangnya, Adinda (10) yang menjadi korban tower rubuh di SD 240 Baddo-baddo, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, pagi tadi.

Menurut Ali, apa yang dialami putrinya (Adinda) cukup membuat dirinya was-was.

Pasalnya, sang anak (Adinda) mengalami luka sobek pada bagian kepala tepat di atas telingahnya.

Meski demikian, kondisi Adinda, kata Ali saat ini sudah cukup membaik.

"Sekarang sudah cukup membaik, hanya menjalani operasi ringan karena ads luka sobek di kepalanya, pas di atas telinganya. Mungkin terkena seng," kata Ali.

Selain itu, lanjut Ali, mata sebelah kiri anaknya juga lebam membiru, diduga terkena balok. Begitu juga pada lutut Adinda, mengalami luka lecet.

Ali mengaku tidak mengetahui persis kronologi tower rubuh yang mengakibatkan pitrinya terluka.

Pasalnya, saat kejadian, ia (Ali) sedang berada di Makassar.

"Saya di Makassar waktu kejadian," ucap Ali.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved