Ganti Rugi Pembangunan Rel Kereta Api, DPRD Maros : Kami Tidak Dilibatkan

Patarai menerima warga dari Kecamatan Maros Baru dan Marusu tersebut, di kantornya, Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Turikale, Maros.

Ganti Rugi Pembangunan Rel Kereta Api, DPRD Maros : Kami Tidak Dilibatkan
amiruddin/tribuntimur.com
HMI bersama warga mendatangi DPRD Maros, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Wakil Ketua DPRD Maros, Patarai Amir, menerima sejumlah warga, yang protes terhadap ganti rugi pembebasan lahan untuk rel kereta api, Rabu (14/8/2019).

Patarai menerima warga dari Kecamatan Maros Baru dan Marusu tersebut, di kantornya, Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Turikale, Maros.

Patarai mengaku siap memanggil panitia pembebasan lahan, pada Jumat pekan ini.

TRIBUNWIKI: Profil Band LANY, Sempat Bikin Ricuh Saat Batalkan Penampilan di Jakarta

Bongkar Judi Sabung Ayam di Tamalate, Resmob Polda Sulsel Amankan 80 Orang

VIDEO: Putra Mantan Sekkot Palopo Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Merica

Termasuk tim appraisal, untuk menjelaskan indikator penetapan besaran ganti rugi lahan.

"Sebenarnya kalau melihat letak Maros yang sangat strategis ini, harusnya harga tanahnya lebih mahal, dibanding daerah lain," kata Patarai Amir.

Harga ganti rugi tanah, diakui warga sangatlah rendah.

Panitia pembebasan lahan, diketahui menetapkan harga tanah Rp 42 ribu sampai Rp 94 ribu per meter.

Harga tersebut diketahui berbeda, jika dibanding dengan daerah tetangga, seperti Kabupaten Barru ataupun Parepare.

"Jujur saja, DPRD Maros tidak dilibatkan dalam penetapan harga tersebut. Makanya kami akan panggil panitianya, untuk menjelaskan apa indikatornya," ujarnya.

TRIBUNWIKI: Profil Band LANY, Sempat Bikin Ricuh Saat Batalkan Penampilan di Jakarta

Bongkar Judi Sabung Ayam di Tamalate, Resmob Polda Sulsel Amankan 80 Orang

VIDEO: Putra Mantan Sekkot Palopo Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Merica

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Maros asal Partai Amanat Nasional (PAN), Amri Yusuf.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved