Yugo Protes Kegiatan Kongres PSSI Makassar, Attock: Tidak Ada Celah untuk Dipersoalkan

akan tetapi, kami di komite pemilihan telah menjalankan semua tahapan, jadi seharusnya tidak ada masalah terkait organisasi.

Yugo Protes Kegiatan Kongres PSSI Makassar, Attock: Tidak Ada Celah untuk Dipersoalkan
Tribun Timur/Amir PR
Attock Suharto (Kiri/berkaos putih)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Askot PSSI Makassar periode 2015-2019, Yusuf Gunco merasa keberatan terhadap pelaksanaan kegiatan kongres Askot PSSI Makassar yang dilaksanakan tanggal 20 Juli lalu di Kantor Balaikota Makassar.

Ia menilai panitia kongres tak menjalankan regulasi sekaitan pelaksanaan kongres. Poin pertama yakni mengumumkan di media sehubungan dilaksanakannya kongres.

Lalu poin kedua, dirinya sebagai ketua periode 2015-2019, seharusnya mendapat pemberitahuan secara tertulis atau undangan dari panitia kongres, dan selanjutnya melaporkan pertanggungjawaban selama masa kepengurusannya.

Sehingga ia meminta Ketua Asprov PSSI Sulsel agar meninjau ulang kongres tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Penjaringan Kongres Askot PSSI Makassar, Attock Suharto mengatakan, pihaknya menghargai langkah yang dilakukan Yugo - sapaan Yusuf Gunco.

"Akan tetapi, kami di komite pemilihan telah menjalankan semua tahapan, jadi seharusnya tidak ada masalah terkait organisasi. Semua tahapan telah kami laksanakan, sehingga tidak ada celah sebenarnya untuk dipersoalkan, " ujarnya, Selasa (13/8/2019).

Ia menyoroti protes poin pertama, menurutnya hal itu sudah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan kongres, maka ia menganggap kalau dikatakan rencana kongres tidak dipublikasikan, itu keliru. "Karena kami sudah mulai jalan tiga minggu sebelumnya, hingga tanggal 20 (pelaksanaan kongres) itu, " ia menambahkan.

Lalu menyoal protes poin kedua, ia menilai hal itu tak perlu dipermasalahkan lagi, mengingat Yugo bukan lagi ketua.

"Kami mau undang untuk Lpj (Laporan Pertanggungjawaban) kan tidak mungkin karena ada plt yang menyampaikan pertanggung jawabannya. Pak Yugo itu mantan ketua, bukan ketua yang masih aktif. Kalau dikatakan sebuah kesalahan saya kira tidak, " pungkas Attock. (*)

Editor: Ilham Mulyawan Indra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved