Tower Rubuh di SDN 240 Baddo-Baddo Bermasalah, Simak Penjelasan Kades Baji Mangngai

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Baji Mangngai, Abdul Latief, saat ditemui tribun-maros.com, di kantornya.

Tower Rubuh di SDN 240 Baddo-Baddo Bermasalah, Simak Penjelasan Kades Baji Mangngai
amiruddin/tribuntimur.com
Kades Baji Mangngai, Abdul Latief. 

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Pendirian tower milik salah satu provider yang rubuh, di Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (13/8/2019) pagi tadi, diduga kuat bermasalah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Baji Mangngai, Abdul Latief, saat ditemui tribun-maros.com, di kantornya.

Kantor Desa Baji Mangngai letaknya hanya sekitar 100 meter, dari SDN 240 Baddo-Baddo, yang tertimpa tower tersebut.

FOTO: Tower Jaringan XL Menimpa Bangunan SDN 240 Baddo-Baddo

FOTO: Musim Kemarau Jl Yasin Limpo Gowa Digenangi Air

Meski Tak Punya Tapi Mahfud MD Berusaha Siapkan Rp 10 Miliar untuk Sayembara Ini

Abdul Latief mengaku, telah memeriksa dokumen registrasi atau perizinan di kantornya.

"Ada kejanggalan di nomor register, yang sama sekali kami tidak temukan dokumennya. Dugaan kami sementara, tidak ada (izin)," kata Abdul Latief, saat ditanya terkait izin pendirian tower tersebut.

Pria yang baru menjabat Kades, pada Februari 2019 itu, mengatakan pada 2017 silam, pihak provider sempat mengajukan penambahan daya.

Permohonan tersebut, di masa Pjs Kades Baji Mangngai, Andi Matti.

Tower jaringan seluler XL menimpa bangunan SDN 240 Bado-Bado di Dusun Bajimangai, Kecamatan Mandai, Maros, Sulsel, Selasa (13/7). Tower yang roboh ini mengakibatkan material bangunan sekolah menimpa siswa yang latihan persiapan 17 Agustus-an
Tower jaringan seluler XL menimpa bangunan SDN 240 Bado-Bado di Dusun Bajimangai, Kecamatan Mandai, Maros, Sulsel, Selasa (13/7). Tower yang roboh ini mengakibatkan material bangunan sekolah menimpa siswa yang latihan persiapan 17 Agustus-an (sanovra/tribuntimur.com)

Pjs Kades kala itu, tambah Abdul Latief, sempat menandatangani penambahan daya.

"Pihak provider saat itu, memperlihatkan izin dari Angkasa Pura dan TNI AU, sehingga Pjs akhirnya bertanda tangan," ujarnya.

Abdul Latief menambahkan, untuk mendirikan tower, seharusnya tidak berada di pusat keramaian warga.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved