Cara Presiden Soekarno Menjaga Kesucian Siti Oetari Istri Pertamanya Meski Tidur Satu Ranjang

Cara Presiden RI Soekarno Menjaga Kesucian Siti Oetari Tjokroaminoto Istri Pertamanya Meski Tidur Satu Ranjang

Cara Presiden Soekarno Menjaga Kesucian Siti Oetari Istri Pertamanya Meski Tidur Satu Ranjang
Handover
Cara Presiden Soekarno Menjaga Kesucian Siti Oetari Istri Pertamanya Meski Tidur Satu Ranjang 

TRIBUN-TIMUR.COM - Cara Presiden RI Soekarno Menjaga Kesucian Siti Oetari Tjokroaminoto Istri Pertamanya Meski Tidur Satu Ranjang

Selain sebagai orator ulung yang disegani oleh kawan maupun lawan Presiden pertama RI Soekarno juga dikenal digandrungi para wanita cantik.

Nama Soekarno memang sering dikaitkan dengan para wanita cantik.

Semasa hidup Soekarno disebut telah memiliki 9 Istri.

Satu diantara istrinya yang jarang orang tahu yakni Siti Oetari Tjokroaminoto

Pada 1921 Sukarno menikahi Siti Oetari, putri kesayangan gurunya, HOS Tjokroaminoto.

Pernikahan ini hanya bertahan dua tahun, karena mereka bercerai pada 1923.

Baca: 15 Kutipan (Quotes) Presiden Soekarno Cocok Jadi Status Sambut HUT ke-74 RI, 17 Agustus 2019

Baca: Mengenal 9 Istri Soekarno, yang Tak Pernah Disentuh hingga Setia Pangkuan Jadi Saksi Kematiannya

Baca: Jokowi Dikandang Paksa Megawati Soekarnoputri, Emoh Dijatah Hanya 4 Kursi Menteri, Maunya Berapa?

Siti Oetari, istri pertama Bung Karno yang merupakan putri HOS Tjokroaminoto
Siti Oetari, istri pertama Bung Karno yang merupakan putri HOS Tjokroaminoto ()

Soekarno bercerita, cintanya kepada Oetari sebenarnya bukan cinta seorang pria kepada wanita.

Namun lebih kepada rasa sayang seorang kakak kepada adiknya.

 

Dalam pengakuannya yang lain, seperti dituturkan Cindy Adams dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, Sukarno mengatakan, pernikahannya tersebut terjadi atas dasar balas budi terhadap Tjokroaminoto.

“Kami memilih kawin gantung. Orang Indonesia menjalankan cara ini karena beberapa alasan. Dalam hal kami, aku belum berniat hidup sebagai suami-istri, karena dia (Oetari) masih kanak-kanak,” cerita Bung Karno.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved