Sebelum Fahrul Meninggal di Mapolres Bone, Empat Polisi Datangi Rumahnya

Terduga ditahan dan diperiksa di Mapolres Bone dalam kasus tindak pidana pencurian dicurigai sebagai penadah handphone (HP) curian.

Sebelum Fahrul Meninggal di Mapolres Bone, Empat Polisi Datangi Rumahnya
justang/tribunbone.com
Kediaman rumah duka Fachrul beberapa waktu lalu di Jl Hos Cokroaminoto. 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Fachrul, terduga pelaku tindak pidana pencurian meninggal di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kamis (8/8/2019) lalu

Terduga ditahan dan diperiksa di Mapolres Bone dalam kasus tindak pidana pencurian dicurigai sebagai penadah handphone (HP) curian.

Sesaat sebelum diperiksa, Fachrul sesak nafas kemudian meninggal dunia di ruang tamu penyidik Polres Bone.

Istri Fachrul, Faradiba menceritakan, sebelum suaminya tewas di ruang penyidik Polres Bone, sempat dicari oleh empat anggota polisi dari Polres Bone.

"Sebelum suami saya meninggal ada yang cari, katanya polisi, kami juga tidak tahu waktu dia dicari apa. Empat polisi datang tengah malam di rumah, tapi suami saya berada diluar saat itu," kata Paradiba, Senin (12/8/2019).

Faradiba yang curiga, menghubungi suaminya saat itu, kemudian bapak dari tiga anak itu pulang bertemu istrinya tepat di depan pintu rumahnya kemudian keluar mengendarai sepeda motornya.

"Suami saya sempat pulang tapi dia tidak sempat masuk ke rumah, saya tanyalah dia, ada polisi yang cari, kemudian suami saya menjawab dia dicari katanya kaitan dengan handphone yang dibelinya beberapa waktu lalu. Setelah itu suami saya keluar lagi," katanya

Selanjutnya, dia menuturkan, pihak keluarga tidak melakukan optosi terhadap Fachrul sebab banyak pertimbangan.

"Pertimbanganya itu pertama, kalau diotopsi suami saya dibawa lagi ke Makassar itukan butuh lagi waktu yang cukup lama kasihan dan saya juga sempat meminta doktor waktu di rumah sakit diperiksa ulang, hasilnya tidak ada tanda kekerasan," katanya.

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved