KemenpanRB Godok Regulasi PNS Bisa Kerja di Rumah, Kapan Mulai Diberlakukan? Ini Penjelasan BKN

Pemerintah sedang menggodok regulasi mengenai flexible working arrangement untuk Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

KemenpanRB Godok Regulasi PNS Bisa Kerja di Rumah, Kapan Mulai Diberlakukan? Ini Penjelasan BKN
Istimewa
KemenpanRB Godok Regulasi PNS Bisa Kerja di Rumah, Kapan Mulai Diberlakukan? Ini Penjelasan BKN 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pemerintah sedang menggodok regulasi mengenai flexible working arrangement untuk Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

Dengan adanya regulasi tersebut, akan memungkinkan PNS bisa bekerja di rumah atau di luar kantor.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan menilai, meski beberapa pekerjaan mulai bisa dikerjakan dengan menggunakan teknologi seperti gadget, namun fleksibilitas kerja PNS tak bisa dilakukan secara asal-asalan.

"Sebelum konsep working arrangement bisa diterapkan, ada beberapa prasyarat yamg harus dipenuhi," ujar Ridwan dikutip dari Kompas.com, Jumat (9/8/2019).

Pertama, infrastrukturnya harus menunjang. Harus tersedia virtual office yang mumpuni agar PNS bisa bekerja dengan nyaman seperti di kantor.

Baca: Setelah Kasus Dokter Romi, Lagi CPNS Diminta Mengundurkan Diri Setelah Dinyatakan Lolos, Kok Bisa?

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK (P3K) 2019, 3 Faktor Gagal Seleksi Administrasi, Siapkan Syarat ini

Baca: CPNS/PPPK 2019, Usia Pelamar CPNS Paling Rendah 18 Tahun, PPPK Mulai 20 Tahun, Coba Keberuntunganmu

Kemudian, adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas serta penentuan beban kerja.

Terakhir, yakni penetapan target kerja yang lebih mendetil.

"Misalnya di humas, saya boleh keluar hari ini, tapi harus bikin enam siaran pers, 40 berita dibikin, jam sekian harus jadi. Harus begitu," kata Ridwan.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan
Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan (Kompas.com)

Ridwan mengatakan, rencana ini masih belum matang.

Sebelumnya BKN sudah beberapa kali ikut pembahasan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved