Pemberontak Papua

Ternyata Oknum TNI AD Pratu DAT Penyuplai Senjata ke KKB Papua Bukti Lengkap, Begini Nasibnya Kini

Ternyata Oknum TNI AD Pratu DAT Penyuplai Senjata ke KKB Papua Bukti Lengkap, Begini Nasibnya Kini

istimewa
Pratu DAT oknum TNI AD bersama dua oknum TNI terbukti sebagai penyuplai senjata ke KKB Papua ditangkap 

BEko mengatakan, tindakan Pratu DAT ini telah membuat citra negatif bagi institusi TNI AD, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih.

Proses hukum terhadap tersangka dipastikannya akan berjalan, tidak hanya dari sisi hukum militer, tetapi hukum pidana umum.

 "Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap yang bersangkutan, sesuai UU Darurat No 12 Tahun 51, Pratu DAT dapat dikenai sanksi hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun," kata dia.

Baca: Kronologi Yusuf Syok Pacaran LDR & Melamar Kekasihnya, Beda Foto FB & Kenyataan Ini Terjadi Kemudian

Baca: Mendadak Viral, Enzo Allie Taruna Akmil TNI Kini Sedang Tersangkut Masalah, Lihat Postingan Facebook

Baca: Tak Jawab Telepon Istri, Security Gereja Filadelfia Batua Makassar Ternyata Sudah Meninggal

Pratu DAT, sambung Eko, juga terancam dipecat dari keanggotaan sebagai prajurit TNI AD.

Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) XVII Cenderawasih, Ltt CPM Mukmin angkat bicara.

Diketahui Pratu DAT bersama dua rekannya, Pratu O dan Pratu M, terancam hukuman pemecetan, lantaran melakukan tindakan menjual amunisi kepada KKB.

“Tidak ada ampun, mereka akan ditindak secara militer dan akan dilakukan pemecatan,” kata dia.

Ketiga oknum TNI tersebut menjadi tersangka menjual ratusan amunisi kepada tiga orang yang baru saja diamankan oleh Satgas Nemangkawi.

Mereka diamankan di Jalan Cenderawasih Depan Diana Shooping Center, Kabupaten Mimika, saat hendak memasok amunisi kepada KKB, Juli lalu.

Proses penangkapan tersangka DAT dimulai sejak pukul 02.15 WIT.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved