Lomba Cipta Menu di Bulukumba, Ada Urap Jantung Pisang, Nasi Singkong Pallu Likku

Kedua rangkaian kegiatan ini menggunakan bahan konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Lomba Cipta Menu di Bulukumba, Ada Urap Jantung Pisang, Nasi Singkong Pallu Likku
Humas Pemkab Bulukumba
Suasan perlombaan menu pangan lokal di Kabupaten Bulukumba, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUN TIMUR.COM, BULUKUMBA- Dinas Ketahanan Pangan menggelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu tingkat Kabupaten Bulukumba di Kantor Ketahanan Pangan, Kamis (8/8/2019).

Kedua rangkaian kegiatan ini menggunakan bahan konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Sambut Pilkada 2020, Aliansi Toraja Lawan Politik Uang Gelar Diskusi

Gelar Diklat, Kemenpora Giat Kembangkan Industri Olahraga Lokal

Maju di Pilkada Pangkep, Muammar Muhayyang Lobi Pengurus PDIP di Kongres

Sukses Substitusi Beras Japonica, Beras Tarabas Dipuji Lebih Unggul di Pasar Beras Dunia

112 Lampu Stadion Mattoanging Didatangkan Secara Bertahap

Kegiatan ini memiliki tiga kategori lomba, yaitu Lomba Cipta Menu yang khusus diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT), Lomba Lunchbox, serta Lomba Pangan Komersil.

Beragam pangan lokal seperti ubi, jagung menjadi bahan makanan yang ditampilkan.

Misalnya beras jagung pulut diolah menjadi baje, nasi bakar, dan lemper. Ada singkong yang diolah menjadi kroket, putu mayang, dan brownies.

Bahkan daun ubi pun dijadikan bahan makanan seperti lalapan urat daun ubi kayu, sedangkan ubinya dibuat menjadi lopisi ubi kayu aneka warna, dan songkolo lame aju.

Menu unik lainnya yang dilombakan yaitu, urap jantung pisang, nasi singkong pallu likku, kue dadar ubi, dan onde-onde berbahan jagung.

Ketua Panitia Ahmad Rizaldy Ihsan menyampaikan bahwa maksud dari kegiatan tersebut untuk menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah potensi bahan pangan lokal menjadi pangan yang sehat dan aman dengan komposisi gizi yang seimbang.

Serta memberikan nilai ekonomis dan nilai tambah pengolahan dan pemanfaatan produk pangan lokal yang berkelanjutan.

“Selain itu kita ingin mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan lokal yang bernilai komersial,” ujar Ihsan dalam rilisnya yang diterima Tribun.

Suasan perlombaan menu pangan lokal di Kabupaten Bulukumba, Kamis (8/8/2019).
Suasan perlombaan menu pangan lokal di Kabupaten Bulukumba, Kamis (8/8/2019). (Humas Pemkab Bulukumba)
Halaman
12
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved