Hindari Pelanggaran Hukum, Dinas Pendidikan Bone Gelar Sosialisasi Penggunaan DAK Fisik

Para kepala UPT SD dan SMP mengikuti sosialisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik di Hotel Sarlim, Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Hindari Pelanggaran Hukum, Dinas Pendidikan Bone Gelar Sosialisasi Penggunaan DAK Fisik
Justang/Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bone melalui Dinas Pendidikan bersama Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) mengumpulkan para kepala UPT Sekolah Dasar(SD) dan kepala Sekolah Menengah Pertama(SMP) 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE- Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), mengumpulkan para kepala UPT Sekolah Dasar (SD) dan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Para kepala UPT SD dan SMP mengikuti sosialisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik di Hotel Sarlim, Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Watampone, Kamis (8/8/2019).

Hadir Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bone Nurni Farahyanti, Plt Kadis Pendidikan Bone A Syamsiar Halid.

Video Detik-detik Penata Rias Bongkar Kedok TKI Taiwan Tipu Yusuf dengan Foto Wanita Cantik

Begini Cara Perawat Pulau Sembilan Ingatkan Warga Jaga Kesehatan

Dilarang Memotong Kuku & Mencukur Bulu di Seluruh Tubuh Bagi yang Berkurban, Ini Penjelasannya

21 Perahu Taklukkan Etape Pertama Sandeq Race, Berikut Daftar Lengkapnya

Wabup Bone Ambo Dalle mengatakan, sosialisasi penggunaan DAK fisik dinas pendidikan tahun 2019 bertujuan, menghindari masalah hukum dalam pembangunan fisik sekolah.

"Sengaja kami hadirkan para kepala UPT agar penggunaan DAK tidak akan bermasalah kedepannya, apalagi ini diawasi langsung oleh TP4D, dari unsur kejaksaan kepolisian," kata Ambo Dalle.

Keterlibatan TP4D dalam pembangunan fisik merupakan tindak lanjut MoU Pemkab, Polres, Kejari, dibantu oleh pengawas internal.

"Kepala UPT jangan takut membangun dengan menggunakan dana DAK, tetapi ingat juga jangan terlalu jauh mencampuri urusan pekerjaan ini, jaga kepercayaan ini," kata mantan Ketua DPRD Bone ini.

Ia berharap dengan adanya pendampingan dari TP4D, pengelolaan dana DAK lebih baik dari tahun sebelumnya.

Sementara itu Syamsiar Halid menuturkan, para kepala UPT sekolah yang dihadirkan merupakan penerima dana DAK tahun 2019.

"Mereka merupakan penerima dana alokasi khusus dari pemerintah pusat pada tahun 2019, jumlahnya itu ada 198 SD dan 8 SMP," kata mantan Camat Tanete Riattang Timur ini.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Video Detik-detik Penata Rias Bongkar Kedok TKI Taiwan Tipu Yusuf dengan Foto Wanita Cantik

Begini Cara Perawat Pulau Sembilan Ingatkan Warga Jaga Kesehatan

Dilarang Memotong Kuku & Mencukur Bulu di Seluruh Tubuh Bagi yang Berkurban, Ini Penjelasannya

21 Perahu Taklukkan Etape Pertama Sandeq Race, Berikut Daftar Lengkapnya

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved