IPPM Pangkep Dampingi Pemilik Lahan Demo di Kantor Badan Pertanahan Nasional Pangkep

Pantauan TribunPangkep.com, para pemilik lahan bergabung dengan puluhan mahasiswa yang sedang melakukan aksi.

IPPM Pangkep Dampingi Pemilik Lahan Demo di Kantor Badan Pertanahan Nasional Pangkep
Munjiyah/Tribun Pangkep
Puluhan pemilik lahan jalur rel kereta api dan Mahasiswa Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep melakukan demo di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep, Jl Cendana Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (7/8/2019). ( 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE- Puluhan pemilik lahan jalur rel kereta api dan Mahasiswa Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep melakukan demo di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep, Jl Cendana,Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (7/8/2019).

Pantauan TribunPangkep.com, para pemilik lahan bergabung dengan puluhan mahasiswa yang sedang melakukan aksi.

 

3 Link Live Streaming Kalteng Putra vs Arema FC - Hamka Hamzah Absen, Kick Off 18.30 Live Indosiar

Gubernur Sulsel Apresiasi Produk Kerajinan Terasi dari Malili Luwu Timur

Dekat dengan Makam Istri Rasulullah, Ini Makam Mbah Moen di Makkah, Hanya Ada 2 Batu sebagai Tanda

TRIBUNWIKI: Ini 4 KB Paud Swasta di Area Kecamatan Wajo, Makassar

Biddokkes Polda Sulsel Gelar Pengobatan dan Khitanan Gratis di Takalar

Polisi berjaga di depan kantor BPN Pangkep dan terlihat pengawalan dipimpin Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga.

Satu persatu pengurus pusat IPPM Pangkep, Wahyu melakukan orasi menolak harga nilai ganti rugi lahan jalur rel kereta api di Pangkep.

"Kami menduga ada dugaan makelar tanah di BPN Pangkep dan persoalan nilai ganti rugi lahan ini harus dibicarakan lagi dengan tim apresial dan BPN," katanya.

Wahyu menyebut, kalau bukan kami mahasiswa yang membantu masyarakat siapa lagi, sementara harga lahan jalur kereta api tidak sesuai.

"Saya mewakili masyarakat Pangkep menolak pembebasan jalur rel kereta api di Pangkep. Masyarakat ingin harga nilai ganti rugi sesuai dan jangan dibeda-bedakan," ujarnya.

Wahyu mewakili para pemilik lahan meminta ada surat pernyataan untuk bertemu dengan tim apresial.

Puluhan pemilik lahan jalur rel kereta api dan Mahasiswa Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep melakukan demo di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep, Jl Cendana Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (7/8/2019). (
Puluhan pemilik lahan jalur rel kereta api dan Mahasiswa Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep melakukan demo di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep, Jl Cendana Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (7/8/2019). ( (Munjiyah/Tribun Pangkep)

Sementara itu, pemilik lahan warga Soreang Kabba, Muhajir mengaku permasalahan nilai ganti rugi ini, membuat dirinya kecewa karena tidak pernah dibicarakan sebelumnya.

"Kami ingin bertemu tim apresial, BPN Pangkep dan menanyakan bagaimana sistem penilaiannya? jangan-jangan memang ada makelar tanah," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved