Gugatan PHPU 7 Partai Politik dari Sulbar Ditolak MK

Serta tiga lainnya yakni perkara nomor 38 dari Partai Hanura, perkara 237 dari Partai Berkarya dan perkara nomor 241 dari Partai Garuda.

Gugatan PHPU 7 Partai Politik dari Sulbar Ditolak MK
Humas KPU Sulbar
Komisioner KPU Sulbar didampingi jajaran kuasa hukumnya mengikuti sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019, oleh tujuh partai politik dari Provinsi Sulawesi Barat, ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Adapun tujuh partai politik yang mengajukan permohonan gugatan diantaranya, perkara 187 Partai Nasdem, perkara 164 Partai Gerindra, perkara 82 dari PDIP dan perkara 177 untuk pemohon Partai Golkar.

Serta tiga lainnya yakni perkara nomor 38 dari Partai Hanura, perkara 237 dari Partai Berkarya dan perkara nomor 241 dari Partai Garuda.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat, Divisi Hukum Farhanuddin, via telepon selular kepada Tribun-Timur.com, Selasa (6/8/2019).

Final Piala Indonesia, Kasi Intel Kejari Maros Prediksi PSM Menang Skor 1-0

Link Live Streaming meTube.id RCTI PSM Makassar vs Persija Sedang Berlangsung, Nonton Sekarang!

Anggota DPRD Luwu Timur Minta Warga Laporkan Penyelewengan Dana Desa

Peraih Suara Terbanyak Partai Golkar Tidak Masuk Bursa Calon Ketua DPRD Maros, Kok Bisa?

"Jadi semua permohonan gugatan Partai Politik dari Sulawesi Barat ditolak oleh MK,"kata Farhan kepada Tribun-Timur.com.

Farhan sapaannya mengatakan, KPU Sulawesi Barat akan menjadwalkan pleno penetapan caleg terpilih, lima hari pasca putusan Mahkamah Konstutusi (MK).

"Jadi paling lambat lima hari setelah diterimanya putusan tersebut. Kalau kami terima hari ini, lima hari kedepan akan dijadwalkan pleno penetapan,"ujarnya.

Mewakili komisioner KPU Sulawesi Barat, Farhan, menyampaikan terima atas kerjasama dari jajaran penyelenggara, mulai dari KPPS, PPS, PPK, KPU Kabupaten, serta jajaran sekertariat KPU yang selama ini berkerja mulai sejak tahapan.

"Saya juga ucapkan terima kasih atas bimbingan pimpinan KPU RI, dan arahan biro hukum sekretariat KPU RI ,"ucap Farhan.

"Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan keputusan kita di MK. Meyakinkan hakim MK bahwa tahapan yang kita jalankan sudah benar. Semua sudah di uji oleh MK dan dinyatakan ditolak,"tuturnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Final Piala Indonesia, Kasi Intel Kejari Maros Prediksi PSM Menang Skor 1-0

Link Live Streaming meTube.id RCTI PSM Makassar vs Persija Sedang Berlangsung, Nonton Sekarang!

Anggota DPRD Luwu Timur Minta Warga Laporkan Penyelewengan Dana Desa

Peraih Suara Terbanyak Partai Golkar Tidak Masuk Bursa Calon Ketua DPRD Maros, Kok Bisa?

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved