Dikeluhkan Warga, Dinas PU Takalar Tegur PPK Proyek Jalan Beton Polongbangkeng Selatan

Teguran itu terkait tidak optimalnya pekerjaan jalan beton itu dan banyaknya keluhan masyarakat di lokasi pekerjaan yang baru rampung.

Dikeluhkan Warga, Dinas PU Takalar Tegur PPK Proyek Jalan Beton Polongbangkeng Selatan
Ari Maryadi/Tribun Timur
Pantauan kondisi Jl Beton II di Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. 

TRIBUNTAKALAR.COM, POLONGBANGKENG SELATAN - Dinas Pekerjaan Umum Takalar menegur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jalan beton II di Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

Teguran itu terkait tidak optimalnya pekerjaan jalan beton itu dan banyaknya keluhan masyarakat di lokasi pekerjaan yang baru rampung.

"Saya sudah memberikan teguran ke PPK-nya yang kurang maksimal mengendalikan pekerjaan," kata Plt Kadis PU Nasaruddin Azis kepada Tribun, Selasa (6/8/2019).

Nasaruddin menyampaikan, Jl Beton II tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan.

Baca: Wanita Pemberani, Tangan Kosong Lawan Perampok Berpistol di Depan Money Changer di Denpasar, Bali

Baca: Padahal Prada DP Sudah Bayar Sekolah & Beli Hp untuk Vera, Tapi Selalu Ditolak Bertemu Orangtuanya

Untuk itu, Pemkab Takalar berjanji tidak akan mencairkan anggaran proyek tersebut apabila tidak sesuai spesifikasi teknis.

"Saya tidak akan melakukan proses pencairan kalau tidak sesuai spesifikasi teknis," ujar Nasaruddin.

Jalan beton tersebut berada di titik ruas jalan Bantinoto-Cakura-Bulukunyi-Barana, Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

Kehadiran Jl Beton tersebut dikeluhkan warga setempat ataupun pengguna jalan karena debu beterbangan setiap kali kendaraan melintas.

Sebelumnya, Camat Polongbangkeng Selatan Baharuddin mengatakan, tak sedikit warga setempat sesak napas akibat menghirup debu yang beterbangan.

Baca: VIDEO: Detik-detik Suporter PSM Diserang Pakai Petasan dan Batu di Tebet

Baca: Curi Ponsel, Seorang Penonton Laga Final Piala Indonesia Diciduk Polisi

Meski demikian, Baharuddin tak bisa berbuat apa-apa menyikapi masalah tersebut. Sebab debu yang beterbangan ditemukan hampir di sepanjang jalan.

Baharuddin melanjutkan, debu-debu tersebut juga beterbangan ke dalam rumah warga setempat. Terlebih lagi apabila angin bertiup kencang.

"Setiap ada kendaraan lewat, ada debu berterbangan, debunya masuk ke rumah warga, apalagi kalau bertiup angin," ucap Baharuddin.(tribuntakalar.com)

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved