Proyek Jalan Beton Paket II di Polongbangkeng Selatan Takalar Dikeluhkan Warga

Warga setempat mengeluhkan jalan beton yang belum sebulan rampung itu. Kehadirannya menyulitkan pengendara ataupun warga sekitar.

Proyek Jalan Beton Paket II di Polongbangkeng Selatan Takalar Dikeluhkan Warga
ari maryadi/tribungowa.com
Proyek Jalan Beton Paket II di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar bagaikan padang pasir setiap kali debu beterbangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Proyek Jalan Beton Paket II di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar bagaikan padang pasir setiap kali debu beterbangan.

Jalan beton tersebut berada di titik ruas jalan dari Bantinoto - Cakura - Bulukunyi - Barana, Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

Warga setempat mengeluhkan jalan beton yang belum sebulan rampung itu. Kehadirannya menyulitkan pengendara ataupun warga sekitar.

Camat Polongbangkeng Selatan, Baharuddin mengatakan, tak sedikit warga setempat yang sering kali sesak napas akibat menghirup debu yang beterbangan.

Meski demikian, Baharuddin mengaku tak bisa berbuat apa-apa menyikapi masalah tersebut. Sebab, debu yang beterbangan ditemukan hampir di sepanjang jalan.

"Warga bisa sesak napas, tapi saya tidak tahu apa masalahnya. Dinas PU yang tahu pengerjaannya," katanya kepada Tribun, Senin (5/8/2019).

Baharuddin melanjutkan, debu-debu tersebut juga beterbangan ke dalam rumah warga setempat. Terlebih lagi apabila angin bertiup kencang.

"Setiap ada kendaraan lewat ada debu berterbangan, debunya masuk ke rumah warga, apalagi kalau bertiup angin," bebernya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, Jl Beton tersebut rampung pada sekitar tanggal 10 Juli 2019. Nilai anggarannya mencapai Rp18 Miliar.

Pengerjaan jalan dilakukan oleh PT Jennifer Putra Mandiri. Anggaran yang dipakai bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019.

Sementara itu, Pj Kepala Dinas PUPR Kabupaten Takalar belum memberikan tanggapan atas kondisi jalan yang dikeluhkan warga ini.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Timur telah mencoba mengonfirmasi via telepon ataupun pesan Whatsapp, namun belum mendapat respon.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved