Selain Gempa Bumi, Ini Daerah di Indonesia Berpotensi Tsunami, Sebagian Besak Masuk, Cek Tempat Anda

Selain Gempa Bumi, inilah daerah di Indonesia berpotensi tsunami, sebagian besar masuk, cek tempat Anda.

Selain Gempa Bumi, Ini Daerah di Indonesia Berpotensi Tsunami, Sebagian Besak Masuk, Cek Tempat Anda
KOMPAS.COM
Ilustrasi tsunami. 

Zona megathrust di Indonesia bukan hal baru karena sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan.

Sebagai sebuah area sumber gempa, maka zona ini dapat memunculkan gempa bumi dengan berbagai magnitudo dan kedalaman.

Gempa megathrust dianggap menakutkan karena dianggap selalu bermagnitudo besar dan memicu tsunami.

"Segmentasi subduksi itu di laut dan bisa menyebabkan tsunami. Ada 16 titik megathrust yang dimiliki Indonesia," jelas Widjo sambil menunjukkan gambar kotak-kotak di laut yang tertera pada peta bencana gempa dan tsunami Indonesia di buku Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) di bawah ini.

Pemutakhiran segmentasi Megathrust Peta Gempa Nasional 2017.
Pemutakhiran segmentasi Megathrust Peta Gempa Nasional 2017. (VIA KOMPAS.COM)

Zona subduksi itu ada di Aceh dan sudah lepas energinya pada 2004, sehingga menimbulkan tsunami Aceh.

Kemudian di bawah zona subduksi Aceh-Andaman ada Nias-Simelue, Batu, Mentawai-Siberut, Mentawai-Pagai, Enggano, selat Sunda, Jawa Barat, selatan Jawa, Bali, Sulawesi, Banda, hingga utara Papua.

"Daerah inilah yang bisa menimbulkan gempa bumi besar dan tsunami," ungkap Widjo.

"Potensi inilah yang ingin kita sampaikan ke masyarakat. Kita sampaikan ada potensi dari data dan bukti, tapi kita enggak tahu kapan terjadinya," tutup Widjo.

Untuk lebih lengkap, dapat dilihat di tabel bawah ini, lengkap dengan sejarah gempa besarnya.

Parameter Gempa Subduksi di Indonesia.
Parameter Gempa Subduksi di Indonesia. (WIDJO WONGKO)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Rawan Tsunami, Ini Daftar Wilayah yang Berpotensi"

Penulis: Gloria Setyvani Putri

Editor: Gloria Setyvani Putri

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved