VIDEO : Sepi Pembeli, Begini Curhat Pedagang Pasar Rakyat Maros Baru

Akibatnya, pasar yang diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, itu terkadang tidak buka dalam sepekannya.

TRIBUN-MAROS.COM, MAROS BARU - Kondisi Pasar Rakyat Maros Baru, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai ditinggalkan pembeli sejak dua tahun terakhir.

Akibatnya, pasar yang diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, itu terkadang tidak buka dalam sepekannya.

Padahal, pasar yang letaknya di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Maros, dulunya buka setiap Senin, Kamis dan Sabtu.

Seorang pedagang, Syarifuddin (50), mengatakan pasar sepi, gegara sejumlah pemilik kios atau lapak, enggan datang ke pasar.

Pameran Pendidikan di FTI UMI, Konjen Jepang dan Jerman Ikut Meramaikan

Absen saat PSM Jamu Persija, Klok Tunangan dengan Kekasihnya di Bali

Pameran Pendidikan di FTI UMI, Konjen Jepang dan Jerman Ikut Meramaikan

Mereka mengaku mengalami hanya merugi, jika datang ke pasar yang dibangun dengan dana miliaran rupiah itu.

"Hampir semua kios atau lapak di sini sudah ada pemiliknya. Tetapi mereka tidak mau datang berjualan, karena sepinya pembeli," kata Syarifuddin, Sabtu (3/8/2019).

Pemilik kios di pasar itu, kata dia, bukan hanya asal Maros Baru.

Tetapi ada pula asal Makassar, Bone, Camba, dan daerah lainnya.

"Seharusnya, kalau tidak mau datang menjual, lapaknya ditarik saja. Masih banyak warga di sini yang mau menjual, tetapi lapak sudah habis," ujarnya.

Setiap hari pasar, kata dia, pedagang yang datang hanya sekitar 15 orang.

Pameran Pendidikan di FTI UMI, Konjen Jepang dan Jerman Ikut Meramaikan

Absen saat PSM Jamu Persija, Klok Tunangan dengan Kekasihnya di Bali

Pameran Pendidikan di FTI UMI, Konjen Jepang dan Jerman Ikut Meramaikan

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved