Gempa Banten

Pakar Tsunami Sebut Gempa Banten 7,4 M Akibat Sesar Oblique Mirip dengan Gempa Besar Aceh Tahun 2012

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan dini adanya potensi tsunami akibat Gempa Banten tersebut.

TRIBUN-TIMUR.COM-Bencana Gempa Bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Banten, sekitar pukul 19.03 WIB, Jumat (2/8/2019)

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan dini adanya potensi tsunami akibat Gempa Banten tersebut.

Pemutakhiran peringatan dini tsunami ditunggu hingga pukul 21.35 WIB atau pukul 22.35 WITA.

BMKG pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

Baca: Gempa 7.4 SR di Provinsi Banten, Doa Ini Dibaca Saat Terjadi Gempa & 7 Tips Tindakan Diri Saat Gempa

Baca: BREAKING NEWS: BMKG Catat Gempa Bumi Guncang Pulau Jawa, Berpotensi Tsunami

Baca: Wajib Waspada, Info BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Berlaku 2-3 Agustus 2019

Dikutip dari Kompas.com, pakar tsunami dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Abdul Muhari, mengatakan bahwa gempa terjadi dengan mekanisme sesar naik.

Gempa Banten 7,4 Magnitudo
Gempa Banten 7,4 Magnitudo (@infobmkg)

"Tapi oblique, naik miring," ungkapnya.

Gerak sesar oblique pernah menyebabkan gempa besar di Aceh pada 2012 yang disertai tsunami kecil serta terjadi pula di Bali beberapa waktu lalu.

Mekanisme gempa sesar naik merupakan salah satu syarat terjadinya tsunami, selain magnitudo gempa yang besar serta lokasi gempa di zona subduksi atau pertemuan 2 lempeng.

Gempa Banten yang terasa hingga Jakarta, Depok, Bekasi, dan bahkan Solo ini berpusat di Megathrust Selat Sunda, wilayah pertemuan dua lempeng yang berpotensi membangkitkan gempa hingga magnitudo 8,8 dan tsunami lebih dari 20 meter.

Sejauh ini, informasi yang diketahui soal gempa Banten adalah magnitudonya 7,2, berpusat di Megathrust Selat Sunda, terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer, dan punya mekanisme sesar oblique.

Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved