Wow, 912 Unit Randis di Pemprov Sulsel Belum Bayar Pajak

Bapenda Sulsel melalui Samsat Makassar II mencatat sebanyak 912 unit kendaraan dinas milik Pemprov Sulsel yang masuk dalam tunggak

Wow, 912 Unit Randis di Pemprov Sulsel Belum Bayar Pajak
Humas Pemprov Sulsel
Suasana penertiban pajak kendaraan bermotor oleh Samsat Makassar di Boulevar, Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Samsat Makassar II mencatat sebanyak 912 unit kendaraan dinas milik Pemprov Sulsel yang masuk dalam tunggakan pajak kendaraan, atau belum bayar pajak, Kamis (1/8/2019).

Data tersebut kata Kepala UPT Samsat Makassar II, Gita Ikayani adalah data sementara.

Artinya kata dia, tunggakan itu bisa berubah saat rekon data yang sementara dilakukan itu sudah rampung.

Baca: Ultimatum Gubernur ke Sekprov Sulsel, Selesaikan Tunggakan Pajak Randis Rp 1,2 M

Baca: Dikawal KPK, Bapenda Sulsel Kejar Randis Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor

Baca: Ratusan Unit Randis Tua Siap Dilelang Pemprov Sulsel, harga Mulai Rp 40 Juta

"Jadi ini masih tahap rekon, data tersebut bisa saja berubah jika nanti proses rekon telah kita rampungkan," katanya.

Tunggakan randis dari Januari- Juni 2019 yang berjumlah 912 unit ini memiliki total tagihan pajak sebesar Rp 1.230.049.285.

Ia mengungkapkan tunggakan pajak kendaraan bermotor Randis Pemprov Sulsel dari 912 unit ini untuk roda dua dan roda empat.

Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah menginstruksikan Sekertaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel untuk menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) kendaraan dinas Pemprov Sulsel.

Nurdin menegaskan tunggakan randis ini bisa ditangani cepat oleh Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani.

"Kita sudah sampaikan, selesaikan cepat," tegas Nurdin, Rabu (31/7/2019).

Pelibatan KPK

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Andi Sumardi Sulaiman mengaku mendapat pengawalan dari Korsupgah KPK. Pengawalan ini terkait dengan tunggakan Randis.

Halaman
123
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved