Citizen Reporter

Siapkan Generasi Unggul Wirausaha, Politani Pangkep Gelar Seminar

Politeknik Pertanian Negeri Pangkep terus berupaya membangkitkan serta menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa dan alumni.

Siapkan Generasi Unggul Wirausaha, Politani Pangkep Gelar Seminar
citizen reporter
Workshop Kewirausahaan “Praktik Bijak Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Muda Berkelanjutan” dalam Program Pengembangan Kewirausahaan (PPPK), Kamis, 1 Juli 2019 bertempat di gedung IPTEKS kampus Politani Pangkep. 

Bahrul Ulum Ilham

Koordinator PLUT Sulsel Melaporkan dari Pangkep

TRIBUN-TIMUR.COM - Politeknik Pertanian Negeri Pangkep terus berupaya membangkitkan serta menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa dan alumni.

Pengembangan kewirausahaan ini dapat berdampak jangka panjang terhadap para peserta dalam berwirausaha.

Berkaitan hal tersebut, dilaksanakan Workshop Kewirausahaan bertema Praktik Bijak Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Muda Berkelanjutan” dalam Program Pengembangan Kewirausahaan (PPPK), yang digelar di gedung IPTEKS kampus Politani Pangkep, Kamis, 1 Juli 2019.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber koordinator konsultan PLUT Sulsel, Bahrul Ulum Ilham SPd MM dan Dra Asti Sugiarti MSi selaku Ketua Inkubator Bisnis Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.

Workshop tersebut dibuka Wakil Direktur 1 bidang Akademik, Adam Rahman SPi, MSi. Hadir pula ketua jurusan Agribisnis Politani Pangkep Dr Mauli Kasmi, puluhan dosen, dan mahasiswa Politani Pangkep.

Wadir 1 Politani Pangkep dalam sambutannya mengatakan, program inkubator wirausaha sangat penting untuk menghasilkan pengusaha-pengusaha baru yang kompoten dan keberadaan mereka diharapkan dapat meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan dan produk inovasi yang akan bermanfaat untuk masyarakat.

Ketua jurusan Agribisnis Politani Pangkep, Dr Mauli Kasmi mengatakan, Jurusan Agribisnis Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep telah melakukan Program Pengembangan Kewirausahaan Politani Pangkep.

"Kami membina Mahasiswa dan alumni. Kegiatan PPK ini didanai oleh dana riset dan pengabdian kepada masyarakat berasal dari Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN)," ujarnya.

"BOPTN diamanatkan oleh UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang dikelola Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Tahun Anggarkan 2019," katanya. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved