Polres Maros Kejar Pemilik 50 Butir Amunisi Tujuan Banjarmasin

Amunisi berukuran 5 mm tersebut, diamankan petugas, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Polres Maros Kejar Pemilik 50 Butir Amunisi Tujuan Banjarmasin
amiruddin/tribun-timur.com
Amunisi sebanyak 50 butir yang diamankan Polres Maros di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Maros, Iptu Deni Eko Prasetyo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan 50 butir amunisi, pada Selasa (30/7/2019) lalu.

Amunisi berukuran 5 mm tersebut, diamankan petugas, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

Amunisi aktif yang dikemas dalam paket pakaian itu, ditemukan saat dilakukan pengecekan menggunakan X-Ray.

Kerajaan Narkoba Keluarga Borta di Tallo Makassar Diobok-obok Polisi, 1 Kena Tembak

200 Raja dan Sultan Bakal Kumpul di Wotu Lutim

Kerabat Nurdin Abdullah Kawal Sidang Hak Angket DPRD

"Masih kita lakukan penyelidikan, terkait penemuan 50 amunisi aktif tersebut," kata Iptu Deni Eko Prasetyo, saat merilis penemuan amunisi tersebut, Kamis (1/8/2019) di kantornya.

Deni Eko menambahkan, paket berisi amunisi tersebut, dikirim oleh pria berinisial N asal Makassar.

Paket dikirim menggunakan ekspedisi PT Pos Indonesia, dengan tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Rencananya, paket itu ditujukan kepada pria berinisial A di Banjarmasin.

Petugas security bandara yang curiga dengan paket tersebut, memutuskan membuka paket, setelah melewati X-Ray.

"Untuk mengelabui petugas yang berjaga di X-Ray, paket dibungkus dengan sebuah batu bata," ujarnya.

Kerajaan Narkoba Keluarga Borta di Tallo Makassar Diobok-obok Polisi, 1 Kena Tembak

200 Raja dan Sultan Bakal Kumpul di Wotu Lutim

Kerabat Nurdin Abdullah Kawal Sidang Hak Angket DPRD

Mantan Kasat Reskrim Polres Pangkep itu, menyebut pelaku terancam dijerat Undang-undang Darurat, terkait kepemilikan amunisi atau senjata api.

"Ancaman pidananya maksimal 20 tahun," tutup Deni Eko.

Amunisi untuk pistol organik tersebut, kini telah diamankan di Mapolres Maros, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Turikale, Maros.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved