Bupati Majene Kritik Replikasi Inovasi Desa Sangat Minim

BID ini dihadiri kepala desa, BPD dan tokoh masyarakat dari 16 desa di tiga kecamatan. Diantaranya Kecamatan Pamboang, Banggae dan Banggae Timur.

Bupati Majene Kritik Replikasi Inovasi Desa Sangat Minim
Edyatma Jawi/Tribun Timur
Bupati Majene Fahmi Massiara menyampaikan sambutan saat bursa inovasi desa di Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Majene, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Bursa Inovasi Desa (BID) Majene berlangsung di gedung olahraga Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Rabu (31/7/2019).

BID ini dihadiri kepala desa, BPD dan tokoh masyarakat dari 16 desa di tiga kecamatan. Diantaranya Kecamatan Pamboang, Banggae dan Banggae Timur.

Juga dihadiri Bupati Majene Fahmi Massiara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Andi Amriana Chairani serta para camat dan stakeholder lainnya.

Bupati Majene, Fahmi Massiara menyampaikan, bursa inovasi telah tiga tahun digulirkan. Selama tiga tahun terakhir banyak desa yang menyatakan komitmennya untuk menelorkan inovasi.

Namun belum direalisasikan melalui Anggaran Pendapat dan Belanja Desa (APBDes).

"Ini bisa kita lihat dalam postur APBDes 2018-2019 lalu. Desa yang mereplikasi menu inovasi nasional sangat minim dalam implementasi pelaksanannya," ujar Fahmi.

Fahmi menegaskan, pemerintah desa tak boleh lari dari komitmen. Harus dibuktikan melalui penganggaran.

"Buktikan dengan penganggaran dana desa melalui perencanaan dalam postur APBDes," tegasnya.

Ia mengingatkan, seluruh peserta yang hadir dalam bursa inovasi akan menjadi saksi. Ia berharap, pemerintah desa tidak mengingkari komitmennya.

"Tolong jangan lari dari komitmen, buktikan. Desa tanpa inovasi bagai sayur tanpa garam atau bagai hidup tanpa cinta," pungkasnya. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved