VIDEO: Ini Kata Bupati Bulukumba Usai Diperiksa Tujuh Jam di Kejati

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali diperiksa penyidik Kejati Sulsel, Senin (29/7/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali diperiksa penyidik Kejati Sulsel, Senin (29/7/2019).

Bupati Sukri, baru bisa tinggalkan ruangan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) sekitar pukul 17.05 Wita usai ikuti pemeriksaan.

"Iye, saya diperiksa dari pukul 10 pagi tadi, ini baru-baru saja selesai," kata Andi Sukri, saat door stop di basement Kejati Sulsel.

Baca: Diperiksa Tujuh Jam di Kejati, Bupati Bulukumba Dicecar 40 Pertanyaan DAK 2017

Baca: Tomy Satria Yulianto Minta Pengurus IPMAH Bulukumba KPT UMI Perluas Jaringan

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Bulukumba Diperiksa Kejati Sulsel, Ada Apa?

Andi Sukri mengaku, pemanggilan serta pemeriksaannya itu sebagai saksi kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017.

Diduga, penyidikan kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran DAK tahun 2017 ini, anggarannya Rp 49.819.000.000 miliar.

"Ya itu, pemeriksaan seputaran dana DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2017, nanti tanya penyidik saja biar jelas," kata Sukri.

Menurutnya, anggaran tersebut dari 2017 sampai sekarang belum juga cair, dan tidak ada lroyek dari DAK itu yang berlangsung.

Anggaran puluhan miliar tersebut diketahui ialah, untuk proyek rehabilitasi bendungan dan juga irigasi di Kabupaten Bulukumba.

Selama pemeriksaan kurang lebih tujuh jam itu, Sukri menyebutkan kurang lebih ada 40 pertanyaan yang ditanya penyidik.

"Iya, jadi ada kurang lebih 40 pertanyaan dari penyidik. Kalau lebih dalam lagi bisa langsung ke penyidik saja," jelas Sukri.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved