VIDEO: Home Industri Narkoba Tiga Mahasiswa Diungkap Polrestabes Makassar

Home Industri atau industri rumahan Narkotika jenis Tembakau Gorilla milik tiga oknum mahasiswa, diungkap pihak Kepolisian Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Home Industri atau industri rumahan Narkotika jenis Tembakau Gorilla milik tiga oknum mahasiswa, diungkap pihak Kepolisian.

Tim Satresnarkoba Polrestabes Makassar mengungkap Home Industri narkotika, di kamar 35, lantai 35 apartemen Vida View, di Jl Boulevard, Panakkukang, Makassar.

Kasus pengungkapan Home Industri ini dirilis Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo di Polrestabes, Jl Ahmad Yani, Senin (29/7/2019) siang.

Baca: Ichsan Yasin Limpo Meninggal Dunia di Tokyo Jepang, Ini Syarat dan Alur Bawa Jenazahnya ke Makassar

Baca: VIDEO: Jual Tembakau Gorilla, Tiga Mahasiswa Dibekuk Tim Polrestabes Makassar

Baca: Tim Pejuang Hadir Lagi untuk Pilwali Makassar 2020, Buhari KM Didorong Maju

Kata Kombes Pol Wahyu, Home Industri tersebut milik tiga oknum mahasiswa di Makassar. Mereka, Prisilia (20) alias Lili, Farid Akbar alias Farid (20) dan Fahrul (20).

"Mereka bertiga ini sudah menjalankan ini sejak alhir april lalu, ini mereka ditangkap di vida view. Ini lokasi kedua, sebelumnya di kos jalan Monginsidi," ungkap Wahyu.

Sejak bulan Aptil 2019, Lili, Farid bersama Fahrul sudah edarkan tembahau sintetis atau Gorilla ini kurang lebih 50 paket, dan perpaket dibanderol Rp 250 ribu rupiah.

Daerah pemasarannya selama tiga bulan menurut Wahyu, masih sebatas Makassar. Sistemnya door to door atau langsung dan pembeli kebanyakan adalah mahasiswa.

"Jadi harganya 250 ribu perpaket, sejauh ini sudah ada sekitar 50 paket yang mereka jual ke mahasiswa. Omzetnya 16 juta tiga bulan terakhir ini," jelas Kombes Wahyu.

Selama melakukan aktivitas tersebut, tiga oknum mahasiswa dari perguruan tinggi swasta ini, dapatkan tembakau itu melalui online, setelah itu baru diracik di Makassar.

"Mereka beli tembakau itu melalui aplikasi belanja online, setelah sampai di Makassar baru racik lagi, dicampur dengan tembakau biasa atau yang masih murni," ujar Wahyu.

Diketahui, tiga oknum mahasiswa tersebut dibekum tim Satresnarkoba dalam Operasi Anti Narkotika (Antik) tahun 2019. Operasi dilakukan kepolisian selama 20 hari. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Baca: Inilah 5 Pemicu Penyakit Kanker Paru-paru yang Renggut Nyawa Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo

Baca: Kisah Asmara Terlarang Guru & Siswi SMA Terbongkar Gegara HP Hilang, EY Sujud Minta Maaf ke Istri

Baca: BREAKING NEWS: Innalillahi, Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo Meninggal Dunia

Baca: Lowongan Kerja Lulusan SMA SMK - PT Petrokimia Gresik Terima Karyawan, Cek Info Resmi, Daftar Online

Baca: Ciri-ciri Awal Kanker Paru-paru, Penyakit yang Diderita Mantan Bupati Gowa hingga Meninggal Dunia

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: INNALILLAH, Ichsan Yasin Limpo Mantan Bupati Gowa dan Ketua PMI Sulsel Meninggal Dunia di Jepang

Baca: Detik-detik Bupati vs Warga Pendemo Jalan Rusak, Maumu Apa? Jangan Kurang Ajar, Ya

Baca: Bos di Bank Pemerintah Tilep Uang Nasabah Rp 700 Juta, Anda Korban? Uangnya untuk Judi Online

Baca: Kasihan Lihat Suami Tak Terurus, Khuzatul Atiqah Sang Istri Bantu Dia Nikah Lagi Walau Sedang Hamil

Baca: Mahasiswi Diperas Teman Facebook Seusai Pamer Buah Dada Sambil Video Call WhatsApp, Kronologi

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved