VIDEO: Gas 3 Kg Langka, Ini Saran DPRD Wajo ke Pemkab

Mahal dan langkanya gas LPG 3 kg menjadi polemik tersendiri di Kabupaten Wajo. Ketua Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya Latif heran hal tersebut bisa terj

TRIBUN-WANO.COM, SENGKANG - Komisi II DPRD Kabupaten Wajo menggelar rapat kerja menyikapi langka dan mahalnya gas LPG 3 kg di Kabupaten Wajo, Selasa (30/7/2019).

Mahal dan langkanya gas LPG 3 kg menjadi polemik tersendiri di Kabupaten Wajo. Ketua Komisi II DPRD Wajo, Asri Jaya Latif heran hal tersebut bisa terjadi.

Mengingat, jumlah kuota gas bersubsidi tersebut untuk Kabupaten Wajo pada 2019 ini mencapai 4.456.667 tabung, berdasarkan data Bagian Perekonomian Pemda Kabupaten Wajo. Sementara, realisasi hingga semester pertama ini, baru mencapai 2.387.720 tabung.

"Ini perlu dipertanyakan, kenapa bisa langka. Padahal kuota tiap tahun kita bertambah, kita ingin menyalahkan soal pompanisasi, sementara saat ini sudah hampir memasuki musim panen," kata Asri Jaya Latif.

Dirinya menuding, ada oknum yang bermain di belakang langkanya tabung gas bersubsidi tersebut. Sekaitan dengan mahalnya, warga pun bisa merogoh kocek Rp 25.000 untuk sekali penukaran. Padahal, harga eceran tertinggi sesuai SK Gub Sul-Sel nomor 6 tahun 2015, yakni Rp 15.500.

Olehnya, salah satu saran yang disampaikan legislator Partai Demokrat tersebut adalah meminta Satpol PP untuk melakukan penertiban serta meminta Dishub untuk melakukan razia kendaraan yang hendak keluar kabupaten, sebab ditakutkan memuat gas bersubsidi.

Sementara itu, menurut Sekertaris Komisi II DPRD Wajo, Andi Gusti Makkarodda, salah satu cara melakukannya adalah dengan cara melakukan pendistribusian tertutup. Sebagaimana yang diatur dalam Permen ESDM nomor 26 tahun 2009.

"Permen itu mengatur tata cara pelaksanaan sistem pendisitribusian tertutup LPG tertentu. LPG tertentu itukan yang bersubsidi, untuk menjaga ketepatan bahwa gas itu benar-benar digunakan oleh masyarakat prasejahtera," katanya.

Selain memanggil OPD terkait, seperti Bagian Perekonomian Pemda Wajo, Dinas Perdagangan, Satpol PP, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan, serta Dinas Perhubungan, juga agen gas LPG 3 kg dilibatkan. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved