Awasi Dana Desa, Bupati Luwu Timur Launching Aplikasi Jaga Desa Bareng Kajati

Aplikasi jaga desa resmi dilaunching Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Firdaus Delwilmar, di Balllrooom Phinisi, Hotel Claro, Makassar.

Awasi Dana Desa, Bupati Luwu Timur Launching Aplikasi Jaga Desa Bareng Kajati
Humas Pemkab Lutim
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler ikut launching aplikasi jaksa menjaga desa sejahtera (jaga desa) untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (29/7/2019). Foto Humas Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bupati Luwu Timur, Thorig Husler ikut launching aplikasi jaksa menjaga desa sejahtera (jaga desa) untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (29/7/2019).

Aplikasi jaga desa resmi dilaunching Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Firdaus Delwilmar, di Balllrooom Phinisi, Hotel Claro, Makassar.

Ini Jadwal Pemulangan Jenazah Ichsan YL ke Makassar

VIDEO: 2 Ibu-ibu Ini Ditilang karena Belum Bayar Pajak Kendaraan Sepeda Motor di Bantaeng

Kejari Tana Toraja Gelar Jaksa Menyapa, Ini Tujuannya

TRIBUNWIKI: NOAH Rilis Lagu Kupeluk Hatimu, Ini Dia, Lengkap Liriknya

Rumah Wartawan Serambi Indonesia, Asnawi Luwi di Aceh Tenggara Terbakar, Pelaku Diduga OTK

Husler mengatakan aplikasi punya manfaat mendukung kerja kejaksaan dan pemerintah dalam menangkal penyimpangan dana desa.

"Diterapkannya aplikasi ini, nantinya membantu fungsi kontrol," kata Husler kepada TribunLutim.com, Selasa (30/7/2019).

Manfaat lainnya, menciptakan rasa aman dan kenyamanan kepala desa, perangkat desa sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaannya.

"Apresiasi kepada kejati dalam mewujudkan transparansi pengelolaan dana desa melalui aplikasi jaga desa," imbuh Husler.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur, Yohanes Avilla Awanto Putra ikut juga dalam launching tersebut.

Luwu Timur satu diantara lima daerah di Sulsel ditetapkan sebagai kawasan zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Firdaus Delwilmar mengatakan, aplikasi jaga desa adalah aplikasi yang memonitor penyerapan dana desa berbasis digitalisasi.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved