Seto dan Fashar Sepakat Bangun Jembatan di Bontocani-Bulupoddo

Mereka sepakat membangun kerjasama bidang infrastruktur. Kedua bupati itu merencanakan untuk membangun jembatan perbatasan yang menghubungkan antara.

Seto dan Fashar Sepakat Bangun Jembatan di Bontocani-Bulupoddo
Humas Pemkab Sinjai
Bupat Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi di Jakarta pekan lalu. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI- Bupat Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi di Jakarta pada acara rapat koordinasi Nasional Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Grand Sahid Jaya Jakarta pekan lalu.

Mereka sepakat membangun kerjasama bidang infrastruktur. Kedua bupati itu merencanakan untuk membangun jembatan perbatasan yang menghubungkan antara Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai dengan Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.

134 Golfer Berebut 65 Kuota di PON XX Papua, 5 Perwakilan Sulsel Berjuang

Gagal di Pilkada Wajo, Baso Rahmanuddin Masuk Pengurus Golkar Sulsel

Begini Penampilan Baru Vanessa Angel Setelah Bebas, Pakai Hijab dan Beri Dukungan Persija Jadi Juara

Sebulan, Polres Gowa Ungkap Dua Kasus Penggelapan Dana Nasabah BRI

Ramalan Zodiak Cinta Selasa, 30 Juli 2019: Libra Ambil Inisiatif, Taurus Bersabar, Virgo Lebih Aktif

Menyikapi masalah tersebut, keduanya pun menemui Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Pertemuan itu berlangsung di sela-sela acara rapat koordinasi Nasional Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Grand Sahid Jaya Jakarta, Kamis (25/7).

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa mengatakan pertemuan dilakukan secara efektif dan konstruktif.

“Beberapa isu yang kita bahas bertiga, namun salah satunya yang sangat prioritas mengenai infrastruktur. Kedua kabupaten sepakat melakukan pembangunan jembatan perbatasan yang sifatnya permanen. Alhamdulillah Pak Wagub ternyata merespon cepat rencana itu,” kata Seto.

Bupat Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi di Jakarta pekan lalu.
Bupat Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa melakukan pertemuan dengan Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi di Jakarta pekan lalu. (Humas Pemkab Sinjai)

Menurutnya, pembangunan jembatan yang menghubungkan kedua kabupaten ini sangat penting bagi kelangsungan kehidupan ekonomi kedua wilayah antara Sinjai dan Bone. Apalagi, kata bupati Andi Seto saat ini akses jalan di dua wilayah itu justru sudah di buka.

“Sekarang kebetulan ada aksi TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 1424 Sinjai yang berlangsung di Desa Tompobulu, Kecamatan Bolupoddo sementara berlangsung. Salah satu sasaran aksi adalah pembukaan jalan dan jembatan gantung. Nah, kalau jembatan permanen di bangun otomatis akses untuk kedua daerah baik dari Sinjai ataupun ke Bone," katanya.

Sementara Bupati Bone, A Fashar Padjalangi optimis realisasi pembangunan jembatan permanen ini akan di tindaklanjuti pihak pemerintah provinsi.

” Syukur Alhamdulilah Pak Wagub menerima saran kami. Apalagi ini lintas daerah jadi wajar kalau ditangani oleh provinsi. Tidak mungkin kedua kabupaten bekerja setengah-setengah. Makanya moment ini memang sudah pas untuk di bahas dan solusinya tanggungjawab pemerintah provinsi Sulawesi Selatan,” terang Fashar Padjalangi.

Sebelumnya diketahui sejumlah warga telah hanyut di aliran Sungau Tangka itu baik warga Sinjai maupun warga asal Kabupaten Bone. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Syamsul Bahri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved