Idul Adha

Berkat ACT Sulsel, Warga Desa Terpencil Akhirnya Rasakan Daging Kurban Setelah 50 Tahun

Berkat ACT Sulsel, Warga Desa Terpencil Akhirnya Rasakan Daging Kurban Setelah 50 Tahun

Berkat ACT Sulsel, Warga Desa Terpencil Akhirnya Rasakan Daging Kurban Setelah 50 Tahun
Muhhamad Abdiwan/Tribun Timur
Dekan FTI UMI, Dr Ir H Zakir Sabara HW (ujung kanan) bersama Pengurus ACT Sulsel saat kongkow di kantin Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (29/7/2019) 

Berkat ACT Sulsel, Warga Desa Terpencil Akhirnya Rasakan Daging Kurban Setelah 50 Tahun

TRIBUN-TIMUR.COM - Hari Raya Idul Adha 1440 H tahun 2019 sebentar lagi. 

Perayaan tersebut identik dengan Hewan Kurban seperti sapi, Kambing, ataupun domba.

Seluruh umat muslim di dunia merayakannya dengan menikmati olahan daging tersebut. 

Sayangnya, masih banyak pula masyarakat yang hingga saat ini belum bisa menikmati daging kurban. 

Dekan FTI UMI, Dr Ir H Zakir Sabara HW (ujung kanan) bersama Pengurus ACT Sulsel saat kongkow di kantin Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (29/7/2019)
Dekan FTI UMI, Dr Ir H Zakir Sabara HW (ujung kanan) bersama Pengurus ACT Sulsel saat kongkow di kantin Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (29/7/2019) (Muhhamad Abdiwan/Tribun Timur)

Baca: Dekan FTI UMI: Pilih Dapur Qurban Agar Tepat Sasaran

Baca: Yuk, Daftarkan Diri Anda di Lomba MUA dan Miss Syakila, Begini Caranya

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang ACT Sulsel, Faizal Agunisman saat nongkrong di kantin Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (29/7/2019). 

"Khususnya di Sulsel, ada satu desa bahkan tidak pernah mendapatkan hewan kurban," tuturnya. 

Ia bahkan merasa terenyuh saat mendengar ucapan para masyarakat yang mengungkapkan pertama kali menikmati hewan kurban selama 50 tahun. 

"Mereka bilang, oh begini rasanya hewan kurban," tuturnya. 

Atas dasar itulah, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya untuk dapat mendistribusikan daging kurban secara menyeluruh. 

Baca: Dinas Tenaga Kerja Luwu Timur Fasilitasi Warga Pelatihan di ATS Soroako, Ini Tujuannya

Baca: Sebelum jadi Karyawan BRI, Basiruddin Sudah Keranjingan Judi

Baca: Mengintip Villa Jennifer Jill, Terkesan Mistis Ada Koleksi Barang Antik Mirip Boneka Santet

Hal tersebut disebabkan agar masyarakat dapat menikmati daging kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Menurut Faizal Agunisman, langkah tersebut dapat dilakukan agar euforia hari raya Idul Adha juga bisa dirasakan seluruh umat muslim. 

"Ini tepat sasaran juga, karena banyak kaum dhuafa yang dibagikan di kota belum tentu untuk dinikmati," jelasnya. 

Berkaca pada momen-momen Idul Adha sebelumnya, ia menerangkan penerima kurban memanfaatkan daging kurban untuk dijual. 

Baca: Apa Jadinya Jika Agensi BTS dan GFriend Jadi Satu? Begini Reaksi Netizen Termasuk dari Korea

Baca: Awet Muda Mana Maia Estianty atau Donna Harun? Sama-sama Nikah di Usia Tak Muda Lagi

"Mungkin mereka tidak memiliki kulkas untuk menyimpan kurban atau saja bumbu yang tidak ada untuk memasak,"

"Maka dari itu, dengan langkah inilah ACT berkomitmen agar pendistribusian daging kurban dapat dinikmati oleh semua orang khususnya di Sulsel, apalagi kita bisa menikmati bersama," tegasnya.(*)

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved