Fans PSM di Polman Sebut Banyak Keanehan Penundaan Final Piala Indonesia 2019
Menjelang kick off, mendadak PSSI merilis surat keputusan penundaan pertandingan. Surat itu ditandatangani Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Pertandingan final leg kedua Piala Indonesia 2018/2019 antara PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda.
Final tersebut rencananya berlangsung di Stadion Mattoangin Andi Mattalatta Makassar, Minggu (28/7/2019), pukul 16.30 WITA.
Menjelang kick off, mendadak PSSI merilis surat keputusan penundaan pertandingan. Surat itu ditandatangani Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Fans PSM Sipamandaq Polman, Rakhmat Aditya menilai terdapat kejanggalan pada keputusan PSSI. Sebab surat itu dirilis menjelaskan detik-detik pertandingan.
"Kenapa harus dekat kick off baru ditunda," ujar Rakhmat Aditya.
Keanehan lainnya, Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widagdo juga mengeluarkan pernyataan jika laga akan tetap digelar sesuai jadwal.
"Pernyataan Pak Widagdo dan Bu Sekjen juga berbeda, padahal sama-sama orang PSSI," katanya.
Menurut Rakhmat, pertimbangan keamanan dan kenyamanan yang dijadikan landasan PSSI menunda pertandingan juga tidak rasional. Apalagi jika berdasarkan kejadian pelemparan bus pemain, Sabtu sore.
Itu dinilai tidak relevan sebab CEO PSM Munafri Arifin telah memberikan jaminan keamanan. Serta menambah personel pengamanan.
Jika memang harus ditunda, Rakhmat mengatakan, harusnya diputuskan setidaknya sehari sebelum pertandingan. Paling lambat dirilis Sabtu malam sebelum kick off besoknya.
"Kasihan semua pendukung PSM sudah jauh-jauh datang, beli tiket, lantas batal," ujarnya.
Ia menambahkan, jika salah satu tim tidak datang saat pertandingan, harusnya diberikan kemenangan WO pada lawannya.
"Bukan dengan tiba-tiba keluarkan rilis resmi, ini menyangkut orang banyak masalahnya," pungkasnya. (Tribun Polman.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fans-psm-sipamandaq-polman-rakhmat-aditya1.jpg)