Warga Minasatene Protes Soal Nilai Ganti Rugi Lahannya, Ini Masalahnya

Pemilih lahan di Borong Jambua, Minasatene ini langsung berbicara di depan anggota DPRD Pangkep pada acara Rapat Dengar Pendapat di Kantor DPRD Pangke

Warga Minasatene Protes Soal Nilai Ganti Rugi Lahannya, Ini Masalahnya
Munjiyah/ Tribunpangkep.com
Warga Minasatene, H Mansur protes terkait nilai ganti rugi lahan yang tidak sesuai di Kantor DPRD Pangkep. 

TRIBUNPANGKEP.COM, MINASATENE-- Warga Minasatene, H Mansur protes terkait nilai ganti rugi lahannya yang tidak sesuai dan sangat mengecewakan.

Pemilih lahan di Borong Jambua, Minasatene ini langsung berbicara di depan anggota DPRD Pangkep pada acara Rapat Dengar Pendapat di Kantor DPRD Pangkep.

Dia memakai baju muslim putih dan peci putih.

Mansur langsung berbicara di depan semua pemilik lahan, perwakilan BPN, DPRD Pangkep, Dinas Pertanahan dan pihak kecamatan yang hadir.

VIDEO: Pembukaan Porseni, Pimpinan Industri Jasa Keuangan Main Futsal Pakai Sarung

Beli Mobil Suzuki di Suzuki Day Gowa, Dapat Potongan Hingga Rp 2 Juta

Sekjen Kemendes Orasi Ilmiah di Wisuda ke-68 Unismuh Makassar

Menurutnya, nilai ganti rugi yang diberikan Tim Apresial itu sangat berbeda dengan nilai ganti rugi tetangganya.

Dia sangat menyayangkan Tim Apresial yang langsung saja menentukan harga lahan, tanpa ada dasar hukumnya.

"Tim Apresial tidak pernah turun ke lapangan, tidak pernah ketemu warga. Masa rumah saya dinilai Rp 164 juta saja nilai ganti ruginya dan ada juga Rp 264 juta sekian,"ujarnya.

Mansur menyebut lagi, tanahnya yang sangat dihargai sedikit oleh Tim Apresial.

"Tanah saya dihargai Rp 70 juta saja 400 meter persegi itu, bayangkan bagaimana ini sistem hitungnya?," katanya.

Dengan nada emosi, dia lalu menjelaskan ketidakadilan yang dilakukan oleh Tim Apresial.

Halaman
123
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved