Rapim Perdhaki - Romo Dr Haryatmoko: Sudah Saatnya Rumah Sakit Lakukan Investasi Digital

Rapim Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia atau Perdhaki di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar

Rapim Perdhaki - Romo Dr Haryatmoko: Sudah Saatnya Rumah Sakit Lakukan Investasi Digital
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Dosen S2 dan S3 Komunikasi dan Ilmu Kebudayaan Universitas Indonesia (UI), Romo Dr Haryatmoko SJ, saat menjadi pembicara di Rapat Pimpinan (Rapim) Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki) di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (26/7/2019) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "Sudah saatnya rumah sakit harus melakukan investasi digital dan meningkatkan keamanan cyber dalam memberikan layanan terhadap pasien".

Hal itu diungkapkan, Dosen S2 dan S3 Komunikasi dan Ilmu Kebudayaan Universitas Indonesia (UI), Romo Dr Haryatmoko SJ, saat menjadi pembicara di Rapat Pimpinan (Rapim) Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia atau Perdhaki di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (26/7/2019) pagi.

Menurut Romo Dr Haryatmoko, investasi digital perlu diterpakan di rumah sakit khususnya naungan Perdhaki, untuk menjawab peluan dan tantangan terhadap kemajuan teknologi saat ini.

Baca: VIDEO: Cerita Bocah 14 Tahun di Makassar yang Kecanduan Ngelem

Baca: Middle Ring Road Makassar Segera Difungsikan, Ini Jadwalnya

Baca: Operasi Pajak di Panakkukang, Samsat Makassar II Terima Bayar Ditempat Rp 120 Juta

"Jadi kedepan ini dengan adanya internet, teknologi digital, itu akan merlngubah model pelayanan. Terutama, kedepannya itu mengikuti pola bisnis platform yang menjadi pusatnya itu adalah pasien," kata Romo sapaan karibnya.

Untuk itu, lanjut Romo, rumah sakit naungan Perdhaki harus sesegera mungkin melakukan emansipasi pasien.

Sebab, kata dosen Sanata Dharma Jojakarta ini, pasien saat ini telah memiliki komunitas digital yang memudahkannya mengakses segala bentuk informasi yang ada.

"Pasien sekarang mulai mempunyai komunitas-komunitas, pasien bisa saling berkomunikasi. Lalu pasien juga mulai tahun dengan belajar yang banyak, karena pasien bukan sesuatu yang pasif," ujar salahsatu dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini.

Dengan melirik investasi digital dan keamanan cyber, ungkap Romo, rumah sakit juga harus memiliki manajerial yang baik.

Hal itu bertujuan agar pasien sebagai konsumen layanan kesehatan dapat terus meningkatkan kepercayaannya terhadap layanan yang diberikan.

"Jadi rumah sakit itu juga seperti dalam perusahaan, perusahaan itu harus ada bagian eksploitasi tapi juga harus ada bagian eksplorasi. Itu yang disebut perusahaan Ambidextrous," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved